Mendoakan Orang Yang Tak Percaya

| Sabtu, April 28, 2018 |
Lukas 19:10 "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Jika Anda bertanya kepada 50 orang secara acak, "Bagaimana caranya agar Anda bisa sampai ke Surga?" Anda akan mendengar banyak jawaban yang berbeda. Tetapi kebanyakan dari mereka menjawab bahwa Anda bisa (dan harus) bekerja keras untuk bisa sampai ke Surga. 

Anda akan mendengar hal-hal seperti, "Cobalah menjadi orang yang baik, dan lakukan perbuatan baik" atau "Kerjakan lebih banyak kebaikan dibanding keburukan." Pemikiran-pemikiran ini semuanya merujuk pada usaha kita, bukan pada kasih karunia Allah. 

Tetapi Roma 3:24 mengatakan, "Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."

Tuhan berkata bahwa keselamatan itu diberikan oleh Allah secara cuma-cuma! Anda tidak bisa berusaha untuk mendapatkan keselamatan-Nya, Anda tidak bisa menabung perbuatan baik, atau membeli keselamatan dari-Nya.

Inilah perbedaan mendasar antara Kekristenan dengan agama-agama lainnya. Sistem kepercayaan lain dapat dirangkum ke dalam satu kata: "lakukan." Pengikutnya melakukan hal-hal tertentu untuk mendapatkan kebahagiaan, masuk Surga, mendapat pahala, atau pengakuan dari tuhannya. 

Sebaliknya, Anda dapat merangkum Kekristenan ke dalam satu kata: "selesai." Yesus Kristus telah membayar lunas keselamatan kita di kayu salib, dan sekarang Dia menawarkan kasih karunia-Nya secara cuma-cuma. Itulah sebabnya mengapa Yesus Kristus, ketika berada di atas kayu salib, merentangkan lengannya dan berkata, "Sudah selesai." Apa yang sudah selesai? Keselamatan kita – keselamatan bagi setiap orang yang membutuhkannya sudah digenapi, sudah diberikan melalui Yesus Kristus. 

Kita semua memiliki orang-orang dalam hidup kita yang belum percaya Yesus. Mereka mungkin saja keluarga, teman, rekan kerja, tetangga, atau kenalan Anda. Alkitab mengajarkan kita untuk mendoakan keselamatan mereka. Malah, Yesus "yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran" (1 Timotius 2: 4), sehingga ketika kita mendoakan keselamatan bagi orang yang belum diselamatkan, maka kita sedang melakukan apa yang menyenangkan hati Tuhan.

Kita bisa yakin dan percaya bahwa kasih Tuhan menjangkau ke mana saja dan semua orang. Kuasa-Nya tidak ada batasnya, dan pengampunan-Nya tidak ada habisnya. Doa Anda untuk orang-orang yang tidak mengetahui tentang harapan yang kita temukan di dalam Kristus pasti didengar Tuhan. Teruslah berdoa, dan jangan patah semangat.

Renungkan hal ini: 
- Siapa saja orang-orang yang sedang Anda doakan yang belum mengenal Kristus?
- Bagaimana Anda bisa bersyukur kepada Tuhan atas kehadiran orang-orang tersebut dalam hidup Anda?
- Bagaimana Anda bisa mendoakan orang-orang yang tidak setuju dengan Anda atau yang secara terbuka menolak Injil?

Berikut ini contoh doa untuk teman-teman Anda yang tidak seiman:
"Tuhan, aku mengenal orang-orang yang belum percaya kepada-Mu. Mungkin mereka tahu tentang Engkau; mungkin mereka pernah mendengar nama-Mu. Mereka hanya belum mengenal-Mu sebagai Juruselamat pribadi mereka. Aku berdoa agar Engkau memberi mereka keberanian untuk membuka hati, pikiran, dan hidup mereka kepada-Mu. Tuhan, tolong mereka dengan ketidakpercayaan mereka. Aku berdoa agar mereka mau belajar dan percaya pada-Mu. Pakai aku sebagai jembatan untuk iman mereka. Mampukan aku untuk tetap setia di dalam doa."



Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48


Iman dan percaya sungguh adalah jalan mendapat keselamatan. Kelihatannya mudah, namun sebenarnya ini adalah hal besar yang sulit dilakukan sepenuh hati.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top