• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words of OuR LorD)

Delete this element to display blogger navbar

Januari 6 -- JATI DIRI

Tanggal: Rabu, 6 Januari 2010
Bacaan : 1 Yohanes 3:1-10
Setahun: Kejadian 16-17; Matius 5:27-48
Nats: Namun semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya
menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-
Nya (Yohanes 1:12)

Judul:

JATI DIRI

Gajah betina itu tak kenal identitasnya. Sejak kecil ia dipelihara
dan hidup di antara para tupai. Maka ia menganggap dirinya tergolong
bangsa tupai. Ia bertingkah polah seperti tupai. Ia belum kenal jati
dirinya, sampai ia berjumpa Manny, si gajah jantan. Dengan berbagai
cara, tahap demi tahap, Manny berusaha menunjukkan keserupaan di
antara mereka untuk menyadarkannya bahwa ia adalah gajah, bukan
tupai. Begitulah cerita ringkas film animasi Ice Age 2. Pesannya
jelas: kita perlu sadar diri siapa kita dan belajar berperilaku
sesuai jati diri itu.

Kalau burung mengira dirinya ayam, ia tidak akan terbang tetapi
hanya melompat-lompat. Kalau seorang kristiani tidak sadar dirinya
anak Allah, jelas yang dilakukannya tidak sesuai standar anak-anak
Allah. Sejak menerima Kristus, kita dilahirkan kembali; diciptakan
baru; diangkat menjadi "anak-anak Allah"; dan "benih ilahi" ada di
dalam kita (ayat 9). Lewat pergaulan tahap demi tahap dengan Dia,
selayaknya perilaku kita mengikuti standar keserupaan dengan Yesus.
Yohanes tak henti-hentinya menulis tentang kebenaran ini. Mengapa?

Sebab target gempuran Iblis adalah membuat orang-orang kristiani
"lupa" jati dirinya. Bagaimana bisa? Lewat tantangan dan cobaan
hidup yang beragam, kita bisa dibuat memiliki gambar diri yang
buruk: anak bodoh; pembawa celaka; si nasib sial; orang gagal;
pecundang; wanita yang tak layak dicintai; pria miskin; si tua yang
tak berguna; si pembuat dosa yang tak terampuni. Lalu tanpa sadar,
orang akan berperilaku seperti gambar diri itu. Stop! Jangan
tergiring ke arah itu! Kita adalah anak-anak Allah. Berjuang dan
berperilakulah di atas landasan jati diri yang benar! _PAD

PERUBAHAN HIDUP DIMULAI DARI PERUBAHAN GAMBAR DIRI
KE ARAH YANG SESUAI DENGAN KEBENARAN FIRMAN TUHAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2010-01-06
e-RH
Arsip: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2010/01/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://sabdaweb.sabda.org/?p=1 Yohanes+3:1-10

1 Yohanes 3:1-10

1. Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita,
sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-
anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak
mengenal Dia.
2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak
Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita
tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi
sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya
yang sebenarnya.
3. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan
diri sama seperti Dia yang adalah suci.
4. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab
dosa ialah pelanggaran hukum Allah.
5. Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia
menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.
6. Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak
berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak
melihat dan tidak mengenal Dia.
7. Anak-anakku, janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu.
Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti
Kristus adalah benar;
8. barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab
Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan
diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis
itu.
9. Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab
benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa,
karena ia lahir dari Allah.
10. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang
yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian
juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Kejadian+13-15
http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Matius+5:1-26

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

--------------------------------------------
No virus found in this message.
This email has been scan by Chandra Asri Antivirus.

0 comments :

Post a Comment

Sword Gathering 23-25 Desember 2018

Sword Gathering 23-25 Desember 2018

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More