Tetapkan Tujuan Anda Dengan Iman

| Kamis, Oktober 13, 2011 |
Bacaan Hari ini :
Ester 4:16b (BIS) "Setelah itu aku akan menghadap raja, meskipun itu melanggar undang-undang. Kalau aku harus mati karena itu, biarlah aku mati!"
__________________________________________

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan untuk memenuhi takdir Anda adalah membuat komitmen dengan iman.
Hal ini tidak cukup hanya berbicara tentang panggilan dan menetapkan beberapa tujuan.
Anda perlu memutuskan untuk benar-benar bertekad melakukan hal itu, dan mengatakan "Saya akan melakukan ini".

Ester tahu tindakannya sangat berisiko dan bisa menyebabkan kematiannya.
Dia takut untuk melakukannya, tapi dia tahu hal itu adalah hal yang benar untuk dilakukan.
Dan dia berkata, "Kalau aku harus mati karena itu, biarlah aku mati!"
Itu adalah komitmen iman.

Sampai Anda tahu hal apa yang membuat Anda bersedia untuk mati demi memperjuangkannya, Anda tidak benar-benar hidup.
Anda hanya sekedar ada.

Tetapi ketika Anda memahami takdir Anda dan Anda tahu apa yang telah Tuhan panggil untuk Anda lakukan, Anda bersedia untuk melakukan itu.
Anda bersedia untuk meninggalkan segalanya.

Mengetahui apa yang menjadi panggilan Tuhan bagi Anda dan membuat komitmen iman untuk melakukannya berarti menetapkan tujuan.
Cara terbaik untuk menggambarkan hal itu adalah ini: Anda hanya dapat mengelola apa yang dapat Anda ukur.

Hal ini merupakan prinsip penting dari kehidupan.
Jika Anda tidak memiliki tujuan spesifik yang dapat diukur, tujuan Anda hanya akan menjadi mimpi belaka.
Anda tidak akan menjadi lebih baik, Anda tidak akan berbeda dari Anda hari ini.
Dan di atas segalanya, pastikan Anda menetapkan tujuan Anda dengan iman.
Mengapa?
Karena Yesus berkata, "Jadilah kepadamu menurut imanmu." (Matius 9:29)
__________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 63-66; Kolose 2 : 16-23
__________________________________________

Membuat komitmen dengan iman adalah menetapkan tujuan Anda, hal ini adalah langkah yang sangat penting untuk memiliki kehidupan yang maksimal.


(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top