Cara Membantu Orang Lain Menemukan Pengharapan dan Penyembuhan, Bagian 2

| Sabtu, September 08, 2018 |
Galatia 6: 9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."

Sebenarnya, tidak ada orang yang berada di luar jangkauan Yesus!

Kemarin saya berbicara tentang pentingnya kelompok-kelompok kecil dalam membantu mereka yang "putus asa" dalam menemukan penyembuhan. Kisah dalam Lukas 5 tentang sekelompok pria yang membawa sahabat mereka yang lumpuh untuk Yesus sembuhkan, menunjukkan kepada kita tiga karakteristik dari kelompok kecil yang dipakai Allah untuk menyembuhkan orang-orang yang mungkin dianggap tidak sudah ada harapan lagi oleh orang lain. Hari ini kita akan melihat keempat lagi:

Ketekunan: Kita semua berkecil hati ketika mencoba menjangkau keluarga, teman, atau kenalan kita dengan Injil. Tapi kita tidak boleh menyerah! Sekelompok teman dalam Lukas 5 ini tidak membiarkan kesulitan menghalangi mereka. Tidak jadi masalah jika ada orang banyak di antara mereka dan Yesus. Galatia 6: 9 mengatakan, "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."

Inovasi: Teman-teman ini berani melakukan sesuatu yang berbeda. Mereka sangat inovatif untuk masuk dari atap rumah, merobeknya, dan menurunkan sahabat mereka yang terbaring di tempat tidur untuk bertemu Yesus. Bayangkan kekacauan yang mereka buat! Pelayanan memang menjadi berantakan karena itu melibatkan banyak orang. Jika kelompok-kelompok kecil ini enggan untuk keluar menjangkau orang lain dan membuat pelayanan merka menjadi cukup bergejolak, maka mereka tidak akan dipakai sebagai alat kesembuhan oleh Allah. 

Kerjasama: Tentu saja, para pria ini saling bekerja sama untuk menggotong teman mereka yang lumpuh kepada Yesus. Sebab, tempat tidur itu terlalu berat jika hanya dibopong seorang diri. Ini sama halnya dengan kelompok-kelompok kecil. Orang-orang datang kepada Kristus lebih cepat ketika mereka melakukannya di dalam kelompok kecil yang saling mendukung. Komunitas yang mendukung merupakan kesaksian yang kuat bagi Allah. 

Pengorbanan: Pernahkah Anda bertanya-tanya siapa yang membayar kerusakan atap rumah itu setelah kisah ini? Saya rasa teman-teman itu. Mereka tidak akan menjebolnya lalu menyerahkannya kepada orang lain untuk diperbaiki. Baik itu waktu, uang, upaya, atau hal-hal lain, akan selalu ada harga untuk membawa seseorang kepada Kristus. Lukas 16: 9 mengatakan, "Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi." Kelompok-kelompok kecil harus bersedia berkorban jika mereka mau menjadi agen kesembuhan di dunia.

Renungkan hal ini:
- Jelaskan suatu waktu ketika pelayanan Anda berantakan dan Anda ingin menyerah.
- Apa beberapa cara yang dapat dipakai para anggota kelompok kecil untuk bisa mendorong satu sama lain ketika mereka berkecil hati oleh kesulitan?
- Siapa saja dalam hidup Anda yang menjadi kesaksian bagi Anda, atau yang Anda doakan agar beroleh keselamatan dari Allah? Bagaimana kelompok kecil Anda dapat membantu Anda dalam bersaksi kepada teman-teman ini?



Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 3-4; II Korintus 2


Tangan Tuhan tidak lah terlalu jauh untuk menopang Anda. Terkadang Tuhan memakai orang disekitar Anda sebagai saluran pertolonganNya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top