Pelajaran Dari si Penabur

| Sabtu, Februari 01, 2014 |
1 Korintus 3:7 "Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan."


Perumpamaan tentang seorang penabur adalah ilustrasi yang Yesus gunakan untuk menunjukkan reaksi yang berbeda tentang pesan Injil.
Dalam kisah ini, seorang penabur pergi menabur benih dan benih itu jatuh di empat jenis tanah yang berbeda.
Di zaman ini, kita bisa menyiapkan lahan yang akan digunakan, menanam benih ke dalam tanah dengan hati-hati, menggunakan sistem irigasi, bahkan memakai semua jenis alat pertanian yang canggih untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Tapi dahulu kala, pertanian masih dilakukan dengan cara yang amat sederhana.


Pada dasarnya, si penabur akan merogoh karung tempatnya menyimpan benih, kemudian mulai menyebarkan benih... ke kiri... ke kanan... ke depan... ke belakang.
Dan dimana benih itu jatuh, disitulah ia tumbuh.
Beberapa jatuh di tanah yang baik, beberapa jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan sebagian lagi jatuh di sepanjang pinggir jalan dan di sekitarnya.
Dan pada akhirnya, beberapa dari benih itu jatuh di tanah yang amat subur, dan kemudian si penabur akan memanen jenis tanaman apa pun yang tumbuh.


Hal ini boleh dikatakan sama dengan yang kita kenal sebagai KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani).
Di Harvest Ministri, kami menabur benih di stadion, lalu menaburnya melalui Internet, dan kemudian melalui radio.
Kami mengupayakan agar benih yang kami tabur akan tersebar jauh dan semakin jauh, tetapi Allah juga yang pada akhirnya bekerja di dalamnya.
Yesus berkata, "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku." (Yohanes 6:44).


Beberapa orang mengkritik jenis penginjilan ini, tapi tugas kita adalah menjangkau orang sebanyak mungkin.
Lalu pertanyaan saya adalah, maukah kita menjangkau mereka menggunakan berbagai jenis media yang ada?

____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 25,26; Matius 20:17-34
____________________________________


Maukah kita menjangkau jiwa-jiwa bagi Kristus? Kuncinya adalah dimulai dari MAU dan Ia akan memampukan kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)
____________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top