Tiga Jenis Damai Sejahtera yang Ingin Tuhan Berikan di Natal kali ini

| Minggu, Desember 24, 2017 |
2 Korintus 5: 18a "Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya."

Anda mungkin mengalami tahun yang baik. Anda mungkin juga mengalami tahun yang buruk. Tapi seiring dengan waktu menuju akhir tahun 2017, Anda mungkin merasa lumayan lelah. Anda lelah secara fisik, mental, dan spiritual.

Tapi ada harapan! Tuhan tidak ingin Anda melewati tahun depan tanpa damai sejahtera-Nya. 

Menjelang tahun 2018, Tuhan secara khusus ingin memberi Anda tiga jenis kedamaian.

Kedamaian dengan Tuhan. Ini yang disebut kedamaian spiritual- dan inilah damai sejahtera yang paling penting. Kedamaian ini mempengaruhi segalanya. Alkitab mengatakan dalam 2 Korintus 5:18a, "Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya." Tuhan tidak ingin kita terpisah dari-Nya. Kedamaian dengan Tuhan bukan berasal dari sesuatu yang kita lakukan. Kedamaian ini asalnya dari apa yang Yesus Kristus lakukan bagi kita di atas kayu salib. Tuhan ingin memberi Anda damai sejahtera yang penting itu di Natal kali ini. 

Kedamaian di dalam diri. Alkitab punya kata yang tepat untuk ini: kedamaian emosional. Ini disebut damai sejahtera Tuhan. Ketika saya berdamai dengan Tuhan, saya mendapatkan damai sejahtera Tuhan di dalam diri saya. Kolose 3:15a mengatakan, "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu," Dia ingin damai sejahtera-Nya berkuasa atas kita. 

Kata Ibrani untuk "damai sejahtera" di dalam Alkitab ialah shalom. Anda pasti pernah mendengar kata ini. Shalom artinya lebih dari sekedar "akhir dari perpecahan." 

Malah sebenarnya Anda akan menemukan lebih dari 790 ayat mengenai damai sejahtera Tuhan di dalam Alkitab. Bagi mereka yang patah hati, Tuhan memberi kita kedamaian penghiburan. Bagi mereka yang bimbang, Dia memberi kita kedamaian yang menuntun. Bagi mereka yang memiliki hati yang penuh luka, Dia memberi kita kedamaian yang mengampuni. Bagi kita yang memiliki hati yang khawatir, Dia memberi kita kedamaian yang memberi keyakinan. 

Dia memberi kedamaian untuk setiap masalah.

Kedamaian dengan orang lain. Maka Tuhan menawarkan kedamaian relasional. Alkitab mengatakan dalam Efesus 2:16, "Dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu." Semakin jauh kita dari Tuhan, semakin banyak hubungan kita dengan orang lain yang kacau balau. Jika Anda ingin memperkuat hubungan Anda dengan orang lain - seperti dengan pasangan atau anak Anda – maka pereratlah hubungan Anda dengan Tuhan. Damai sejahtera ini akan memberi Anda kontrol diri. 

Satu-satunya cara untuk memiliki kedamaian yang bertahan lama dengan orang lain yaitu dengan bersatu sebagai anak-anak Allah.
Di Natal kali ini, saat kita bernyanyi dan berbicara tentang perdamaian di muka Bumi ini, ketahuilah bahwa Allah ingin memberi Anda damai sejahtera yang sejati dan kekal abadi dalam ketiga area di atas.

Kedamaian bukanlah impian yang mustahil. Kedamaian adalah anugerah cuma-cuma dari Tuhan.
Renungkan hal ini:
- Saat Anda melihat ketiga jenis kedamaian yang dijelaskan di atas, mana yang paling sukar dipahami oleh Anda saat ini?
- Bagaimana Anda melihat hubungan Anda dengan orang lain bertambah baik karena hubungan Anda dengan Tuhan juga telah bertambah baik?
- Langkah-langkah apa yang bisa Anda lakukan minggu ini untuk memulihkan sebuah hubungan yang rusak dalam hidup Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 6; Wahyu 11


Hadiah Natal terindah untuk Anda dari Tuhan adalah Damai Allah yang akan selalu menyertai sepanjang tahun kedepan. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top