Apakah And Punya Pola Pikir yang Berkekurangan atau Berkelimpahan

| Senin, April 01, 2019 |
Mazmur 23: 5-6 "Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa."

Apakah hidup Anda berkelimpahan? Jika Anda sama seperti kebanyakan orang, Anda mungkin memang berkelimpahan tapi Anda tidak berkelimpahan dengan kebaikan. Begitu banyak orang memadatkan kalender kegiatan mereka, menghabiskan uang telalu banyak, berhutang terlalu banyak, terlalu membebani emosi mereka, terlalu menguras tenaga mereka, terlalu memadatkan hari mereka dan menilai terlalu tinggi pengakuan dari orang lain. Akibatnya, mereka akhirnya jadi terlalu tertekan, terlalu cemas, dan terlalu kewalahan— dan mereka tidak berdaya! Mereka tidak mengalami kebaikan Tuhan!

Mengapa kita terlalu membebani diri kita? Seringkali kita takut melewatkan sesuatu, sehingga itu memotivasi kita untuk berbuat lebih banyak. Tetapi, sesungguhnya Anda tidak melewatkan apapun ketika Anda bersandar di dalam kebaikan dan ketetapan Allah.

Tuhan ingin mengubahkan Anda dari merasa berkekurangan menjadi berkelimpahan. Dia ingin menyediakan semua yang Anda butuhkan— dan Dia bisa! Pertama, Anda perlu mengenali dua pendekatan fundamental yang berbeda dalam menjalani kehidupan yang menjauhkan Anda atau yang membimbing Anda ke dalam kelimpahan Tuhan. Anda dapat menjalani kehidupan ini dengan pola pikir yang berkurangan, atau dengan pola pikir yang berkelimpahan. 

Dengan pola pikir yang berkekurangan, Anda akan senantiasa berpikir, "Saya tidak punya cukup waktu. Saya tidak punya cukup uang. Saya tidak punya cukup energi. Saya tidak punya cukup koneksi, peluang, pengetahuan, pendidikan, atau yanig lain-lain." 

Ini semacam mental yang selalu merasa berkekurangan. Pola pikir ini fokus pada sumber daya atau harta kekayaan yang terbatas, dan akibatnya Anda terseok-seok menjalani kehidupan. 

Pola pikir berkelimpahan fokus pada sumber daya Tuhan yang tak terbatas, dan hasilnya adalah kehidupan yang menjadi berkat buat orang lain. 

Pernahkah Anda merasa kawatir orang yang bernapas di sebelah Anda akan mencuri oksigen Anda? Tentu saja tidak. Anda tahu bahwa Tuhan menciptakan oksigen lebih dari cukup buat semua orang- kita tak akan kekurangan. 

Pikirkan tentang ketetapan-ketetapan Tuhan berikut: Tuhan tidak memberi kita sepotong kue. Dia yang empunya pabrik kue! Dia tidak akan pernah kehabisan kemuliaan-Nya. Alkitab mencatat kata-kata seperti berkelimpahan, berlimpah, melimpah, dan meluap-luap untuk menggambarkan apa yang ditawarkan Tuhan kepada Anda. Dia punya lebih dari cukup untuk memenuhi semua kebutuhan Anda dan setiap kita pada saat bersamaan. 

Yesus berkata, "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan" (Yohanes 10:10).

Tuhan dapat membuka satu keran dan menutup keran lainnya. Anda mungkin kehilangan satu pekerjaan, tapi Tuhan akan memberikan yang lain. Dia ingin memampukan Anda dengan memperlengkapi Anda dengan sukacita, berkat, pengharapan, dan damai sejahtera-Nya yang tidak ada habisnya. 

Renungkan hal ini: 
- Perspektif atau emosi apa yang akan menyebabkan kita memiliki pola pikir yang berkekurangan?
- Bagaimana pola pikir yang berkelimpahan menghasilkan damai sejahtera dalam hidup Anda?
- Mengapa kita begitu sering khawatir dengan berapa banyak yang dimiliki orang lain ketimbang fokus pada berkat-berkat Allah yang melimpah dalam kehidupan kita?



Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 11-12; Lukas 6:1-26


Anda tidak perlu khawatir kekurangan, sebab Tuhan adalah sumber kehidupan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top