Kasih Tuhan Memerdekaan And Untuk Mengasihi Tanpa Rasa Takut

| Senin, Mei 13, 2019 |
1 Yohanes 4:18 "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih."

Ketika orang mengalami konflik dalam hubungan, seringkali itu merupakan pertanda bahwa salah satu dari mereka berusaha mengendalikan yang lain. Apa yang mendasari itu? Ketakutan. Rasa tidak aman menyebabkan kita mencoba mengendalikan orang lain atau menolak kontrol orang lain. Ketika Anda begitu tidak aman sampai-sampai yang Anda pikirkan hanyalah apa yang dipikirkan orang lain tentang Anda, itu akan menghancurkan hubungan Anda dan melumpuhkan kehidupan Anda.

Itu merupakan dilema luar biasa yang kita miliki sebagai manusia: Kita ingin dekat, tetapi kita juga takut mendekatkan diri. Kita ingin memiliki keintiman dengan orang lain, tetapi kita juga begitu takut menjalaninya. 

Alkitab berkata dalam 1 Yohanes 4:18, "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih." Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana kasih mengusir semua rasa takut?

Kasih mengalihkan fokus Anda dan mengarahkannya kepada yang lain. Banyak orang sering bertanya pada saya, "Apakah Anda pernah merasa gugup ketika berdiri di depan begitu banyak jemaat di gereja?" Jawab saya, "Tentu saja!" Tetapi apa Anda tahu apa yang berbeda? Saya mengalihkan fokus dari diri saya kepada orang-orang di depan saya. Jika saya berdiri di hadapan mereka memikirkan apa yang mereka pikirkan tentang gaya rambut saya, artinya tentu saja ada yang saya takutkan. Tetapi begitu saya mulai memikirkan betapa saya sangat mencintai keluarga gereja saya dan bagaimana selama ini kami melayani Tuhan bersama, tiba-tiba, ketakutan itu hilang.

Itu juga berlaku untuk hubungan apa pun. Fokus pada orang lain memberi Anda kekuatan untuk membuang rasa takut dari hidup Anda.

Lalu bagaimana Anda menemukan kekuatan untuk fokus pada orang lain? Dengan senantiasa menyadari betapa Tuhan sangat mengasihi Anda. Begitu Anda mulai memahami betapa Tuhan amat mengasihi Anda, maka Anda bisa berhenti membuktikan diri Anda. Anda tak perlu menghabiskan hidup Anda mencoba untuk mengesankan orang lain, karena Anda sudah tahu bahwa Tuhan mencintai Anda.

Tahukah Anda betapa bebas dan menyenangkannya menjalani hidup seperti itu? Identitas dan harga diri Anda tidak terjebak dalam pendapat orang lain tentang Anda. Ketika Anda merasa aman di dalam hubungan Anda dengan Kristus, maka Anda tidak lagi ditekan oleh ekspektasi orang lain. Kasih Tuhan membebaskan Anda untuk mengasihi orang lain tanpa rasa takut.

Renungkan hal ini:
- Rasa tidak aman atau ketakutan apa yang membuat Anda tidak membuka hidup Anda dan hati Anda kepada seseorang, baik itu terhadap teman, pasangan, atau anggota keluarga Anda?
- Bagaimana budaya kita membuat kita tidak aman dalam menjalin hubungan?
- Menurut Anda apa yang Tuhan pikirkan tentang Anda? Apa yang Dia lihat ketika Dia melihat Anda? 



Bacaan Alkitab Setahun :
2 Raja-raja 17-18; Yohanes 3:19-36


Rasa tidak aman mencegah keintiman dan menghancurkan hubungan Anda. Anda tidak bisa dekat dengan seseorang apabila ada ketakutan dalam hubungan tersebut. Jika rasa tidak aman menghancurkan hubungan, lalu apa yang akan membangunnya? Kasih! Kasih membangun hubungan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top