Kemarahan : Susun Kembali Pemikiran Anda

| Selasa, September 24, 2013 |
Roma 12:2a "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu,"

Tindakan kita ditentukan oleh perasaan kita.
Perasaan kita ditentukan oleh pikiran kita.
Jika kita ingin mengubah cara kita bertindak, kita harus mengubah cara kita berpikir.
Jika kita ingin mengubah manajemen kemarahan kita yang salah, seperti cemberut, emosi yang meledak-ledak, mengkritik, dll, maka kita perlu mengatur ulang mental kita.

Gary Smalley menyarankan Anda untuk bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan seperti,
"Apakah aku senang ketika aku marah?"
"Apakah kemarahanku membawa hasil yang kuharapkan?"
"Apakah aku bisa mendapatkan hasil yang sama dengan menggunakan cara yang lebih efektif?"
"Apakah cara itu akan mengubahku?"

Kemudian Smalley juga menyarankan Anda untuk menuliskan jawaban-jawaban Anda ke dalam sebuah surat untuk diri Anda sendiri, lalu membacanya dengan lantang pada diri Anda sendiri sekali seminggu, selama enam bulan,itu sekitar 26 kali.
Juga, luangkan waktu untuk membacanya di depan orang lain.
Ini mungkin sulit dilakukan, tapi apakah Anda benar-benar serius ingin mengubah kebiasaan buruk Anda ini?
Seberapa serius Anda ingin mengendalikan amarah Anda?

Saya menyarankan Anda untuk memakai ayat-ayat Alkitab dalam surat Anda, sehingga ketika Firman Allah memenuhi pikiran Anda, Anda akan diubahkan oleh pikiran Anda yang baru, dan ia pun akan mengubah Anda.

Sejujurnya, orang yang marah adalah orang-orang merasa tidak aman.
Semakin saya tidak aman, semakin banyak hal yang membuat saya marah.
Semakin saya tidak aman, semakin saya kesal dan jengkel.

Renungkan hal ini:

Bacalah Efesus 1 dan Roma 8. Di sana terdapat ayat-ayat anti marah yang dapat membantu Anda. Ayat- ayat ini mengajarkan betapa dalamnya Allah mengasihi kita, dan bahwa kita aman di dalam dekapan-Nya.
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 11-12; Galatia 4
____________________________________

Kemarahan belum tentu salah. Ia menjadi salah jika kita mengekspresikannya dengan cara yang tidak pantas atau merusak.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
____________________________________

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top