Anda Memiliki Akses Langsung kepada Tuhan

| Senin, Juni 18, 2018 |
1 Petrus 2: 5a "Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus,"

Allah berfirman bahwa Anda adalah seorang pendeta. Jika dilihat dari asal-usul Anda, itu mungkin membingungkan atau malah mengerikan. Dalam bacaan kita hari ini, Petrus mengatakan bahwa dua manfaat yang dimiliki para pendeta atau imam adalah juga diperuntukkan bagi semua orang percaya.

Dalam Perjanjian Lama, para imam memiliki dua hal:
1. Mereka memiliki hak, hak istimewa, dan kepercayaan untuk bisa langsung datang kepada Allah. Mereka bisa berdoa dan berbicara kepada Allah, beribadah, dan bersekutu dengan Allah. Semua orang harus datang melalui seorang imam atau pendeta untuk berhubungan dengan Allah.

2. Mereka memiliki hak istimewa dan kepercayaan untuk mewakili Allah bagi orang banyak dan untuk melayani kebutuhan orang lain (pelayanan).

Itulah dua kebenaran penting tentang Anda dan saya sebagai orang percaya.

Anda sekarang memiliki akses langsung kepada Allah. Anda tidak perlu berdoa melalui orang lain. Anda tidak perlu mengakui dosa Anda melalui orang lain. Anda tidak perlu bersekutu dengan Tuhan melalui orang lain. Bacalah Alkitab Anda, berbicaralah dengan Tuhan, dan bersekutulah langsung dengan Dia.

Alkitab mengatakan bahwa ketika Yesus mati di kayu salib, tabir Bait Suci terbelah- tabir ini memisahkan Ruang Mahakudus di mana Roh Allah berada, dengan tempat manusia berada. Hanya para imam yang bisa pergi ke balik tabir tersebut setahun sekali. Ketika Yesus mati di kayu salib, Allah merobek tabir itu - sekitar 70 kaki panjangnya - dari atas ke bawah dimana itu melambangkan bahwa tidak ada lagi penghalang antara Dia dan kita.

Anda juga telah dikaruniai dengan kemampuan untuk melayani orang lain. Setiap orang Kristen adalah pelayan Tuhan. Setiap kali Anda menggunakan bakat dan karunia Anda untuk membantu orang lain, artinya Anda tengah melayani.

"Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman" (2 Timotius 1: 9). Mengapa Allah menyelamatkan Anda? Sehingga Anda bisa melayani Dia. Orang Kristen yang tidak melayani berseberangan dengan rancangan Allah atas kita.

Bagaimana Anda tahu apa jenis pelayanan Anda? Lihatlah talenta, bakat, dan kemampuan Anda. Ketika Anda menggunakan talenta dan karunia itu untuk membantu orang lain, itu disebut pelayanan – itu bukan sesuatu yang sombong atau yang menakutkan. Talenta Anda bertujuan untuk membantu orang lain. Bisakah Anda menjadi pendeta di kantor penjualan? Pasti Anda bisa. Bisakah Anda menjadi pendeta sebagai akuntan? Tentu saja. Sebagai pengemudi truk? Tentu saja.

Setiap kali Anda membantu orang lain di dalam nama Allah, artinya Anda sedang melayani.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda menggunakan karunia dan kemampuan Anda untuk melayani Tuhan serta orang lain?
- Bagaimana hidup Anda akan berubah seandainya dahulu Anda melihat pekerjaan Anda, lingkungan Anda, dan hubungan Anda sebagai sebuah pelayanan dan peluang untuk melayani?
- Bagaimana Anda memanfaatkan status Anda sebagai seorang imam? Apakah Anda memanfaatkan sepenuhnya akses langsung Anda kepada Allah?



Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 4-6; Kisah Para Rasul 2:22-47


Yesus telah berkorban di salib, korbanNya telah merobohkan dinding dosa yang menjadi penghalang doa kita. 
Jangan takut dan kalah akan bisikan setan di penuduh yang membuat Anda merasa tidak layak untuk maju dan memohon pengampunan padaNya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top