Mengapa Sedikit Lagi Tidak Akan Membuat Anda Bahagia

| Senin, Februari 03, 2020 |

1 Timotius 6: 6-7 "Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar."

Tuhan jauh lebih tertarik pada karakter Anda daripada kenyamanan Anda. Dia ingin Anda tumbuh dan menjadi semakin seperti Yesus. Dia fokus membentuk karakter Anda, bukan fokus menjadikan hidup Anda nyaman dan enak. Dia sedang memperhatikan apakah buat Anda memiliki lebih banyak akan membuat Anda lebih bahagia, atau apakah Anda belajar untuk puas dengan apa yang telah Ia berikan kepada Anda.

Alkitab berkata, "Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar" (1 Timotius 6: 6-7). Ketika Anda belajar untuk menjadi puas dan bersyukur dengan apa yang Anda punya, Anda percaya bahwa Tuhan lebih tahu apa yang Anda butuhkan ketimbang diri Anda sendiri, dan percaya bahwa Dia akan memberikan Anda hikmat yang Anda perlukan untuk membuat keputusan keuangan yang baik.

Kebanyakan orang terperangkap dalam konsep "nanti ketika": "Nanti ketika saya memiliki ini, hidup saya akan bahagia." Nanti ketika Anda mendapatkan pekerjaan tertentu, ketika Anda pensiun, ketika cicilan rumah Anda lunas, ketika semua hutang Anda lunas – seterusnya dan seterusnya.

Namun Tuhan tahu bahwa ketika Anda belum merasa puas, maka Anda akan selalu menginginkan yang lain-lain. Seseorang pernah bertanya kepada seorang miliarder bernama bHoward Hughes berapa banyak yang ia butuhkan untuk menjadi bahagia, dan jawabannya adalah, "Sedikit lagi."

Anda dapat menghabiskan seluruh hidup Anda untuk hanya fokus pada uang — bekerja keras menghasilkan uang, menabungkannya, membelanjakannya, dan menghabiskannya. Oleh karena itulah, Tuhan memakai uang sebagai ujian untuk mengetahui seberapa besar Anda bisa percaya pada-Nya. Ketika Anda memiliki keperluan yang harus Anda penuhi, Dia ingin Anda meminta kepada-Nya dan belajar untuk bersyukur sehingga kebahagiaan Anda tidak bergantung pada seberapa banyak atau seberapa sedikit yang Anda hasilkan.

Menjadi puas bukanlah hal yang biasa buat siapa pun. Itu sesuatu yang harus Anda praktikkan setiap harinya. Anda harus mengingatkan diri Anda sendiri bahwa Anda dalam pemeliharaan Tuhan dan bahwa Dia akan memenuhi semua yang Anda butuhkan. Namun Anda harus memilih untuk mencintai dan menghargai apa yang sudah Anda miliki.

Renungkan hal ini:
- Apa sesuatu yang sedang berusaha Anda raih yang menurut Anda akan membuat Anda lebih bahagia?
- Dari mana suka cita Anda berasal?
- Apa satu cara praktis agar Anda bisa selalu lebih fokus untuk menjadi puas setiap hari?



Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 31-33; Matius 22:1-22


Jika Anda tidak pernah belajar untuk merasa puas, Anda akan selalu menginginkan lebih. Tetapi begitu Anda belajar untuk merasa puas, Anda akan menemukan sukacita yang lebih besar dari apa pun yang ada di muka bumi ini.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top