Cara Menyikapi yang Mustahil

| Senin, Mei 25, 2020 |

Amsal 23:23 "Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian."

Pernahkah seseorang meminta Anda melakukan sesuatu yang menurut Anda mustahil? Mungkin seorang teman, bos, atau orang tua Anda mendatangi Anda, meminta Anda melakukan sesuatu yang tampaknya terlalu berat untuk Anda.

Mungkin saat ini Anda tengah bergumul dengan hal itu. Anda bertanya-tanya bagaimana memulianya.

Dalam beberapa renungan kita berikutnya, saya akan berbagi apa yang dikatakan Alkitab tentang cara merespons yang tak mungkin.

Tapi mari kita mulai terlebih dahulu soal dari mana harus memulainya.

Pertama, janganlah panik.

Ikuti teladan Daniel. Dalam Daniel 2, Raja Nebukadnezar dengan gelisah memanggil ahli-ahli nujum untuk menafsirkan mimpinya. Mereka pun tak mampu menafsirkannya, sehingga sang raja pun geram dan memerintahkan agar semua orang bijaksana di Babel dihukum mati, termasuk Daniel dan teman-temannya.

Ketika Daniel mendengar kabar itu, dengan cerdik ia bertanya kepada Ariokh, pemimpin pengawal sang raja, "Mengapa titah yang begitu keras ini dikeluarkan oleh raja?" Lalu Ariokh memberitahukan hal itu kepada Daniel. Maka Daniel menghadap raja dan meminta kepadanya, supaya ia diberi waktu untuk memberitahukan makna itu kepada raja. Kemudian pulanglah Daniel dan memberitahukan hal itu kepada Hananya, Misael dan Azarya, teman-temannya, dengan maksud supaya mereka memohon kasih sayang kepada Allah semesta langit mengenai rahasia itu, supaya Daniel dan teman-temannya jangan dilenyapkan bersama-sama orang-orang bijaksana yang lain di Babel. Maka rahasia itu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penglihatan malam. Lalu Daniel memuji Allah semesta langit…" (lihat Daniel 2: 15-23).

Alih-alih menjadi panik, Daniel mempelajari semua fakta yang ada dan berusaha memahami alasan di balik permintaan sang raja. Sama halnya, ketika seseorang meminta Anda untuk melakukan hal yang mustahil, Anda perlu memahami alasannya. Anda perlu mengumpulkan fakta-fakta dan mempelajarinya.

Sang raja ketakutan setengah mati. Ketika orang panik, mereka menjadi emosional. Mereka mulai membuat permintaan-permintaan yang tidak masuk akal. Sebab itu, Anda perlu memahami alasannya sebelum bertindak.

Amsal 23:23 mengatakan seperti ini: "Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian."

Maka, apabila Anda diminta melakukan sesuatu yang mustahil, janganlah panik. Pertama-tama, kumpulkanlah semua fakta.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana emosi mengaburkan penilaian Anda ketika Anda tertekan?
- Mengapa begitu penting untuk memahami alasan orang-orang yang meminta Anda untuk melakukan sesuatu yang tampaknya mustahil?
- Bagaimana selama ini Anda melihat Tuhan bekerja lewat situasi yang tampaknya mustahil?


Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 19-21; Yohanes 8:1-27


Anda punya Tuhan yang lebih besar dari masalah Anda.
Apa yang manusia anggap mustahil, tidak mustahil bagi Allah.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top