• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words of OuR LorD)

Latest from Blog

Delete this element to display blogger navbar

0 Keselamatan adalah Anugerah; Anda Tidak Dapat Mengusahakannya

Roma 3:24 "Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."

Jika Anda bertanya kepada seratus orang di pinggir jalan, "Bagaimana caranya masuk surga?" Anda akan mendapat banyak jawaban berbeda yang bisa diringkas dengan satu gagasan bahwa Anda harus mengusahakan jalan Anda ke surga. Anda pun akan mendengar hal-hal seperti, "Mencoba menjadi orang yang baik dan melakukan yang terbaik" atau "Berusaha sungguh-sungguh menjadi orang yang bermoral" atau "Lebih banyak melakukan hal baik ketimbang yang buruk dalam hidup ini." Segala pemikiran tersebut berlandaskan pada perbuatan baik, bukan atas dasar anugerah.

Namun keselamatan adalah anugerah dari Allah, dan Anda tidak dapat mengusahakannya. Itu gratis! Anda tidak dapat memperolehnya, Anda tidak bisa membelinya, dan Anda tidak bisa berusaha memperolehnya dengan kekuatan Anda.

Inilah perbedaan mendasar antara Kekristenan dari agama-agama lain. Kekristenan adalah satu-satunya agama yang dibangun di atas anugerah. Agama lain didasarkan pada perbuatan, dan Anda dapat merangkumnya ke dalam satu kata: "melakukan." Ada hal-hal tertentu yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan persetujuan tuhan, untuk mendapatkan kebahagiaan, untuk memperoleh surga. Selalu ada aturan, peraturan, dan tata cara —selalu ada syarat yang harus dilakukan.

Sebaliknya, satu hal untuk merangkum Kekristenan ialah dengan sebuah kata "selesai." Yesus Kristus telah menebus dosa Anda dan saya di kayu salib. Selesai!

Suatu saat, ada seorang pria yang bertanya kepada saya, "Pastor Rick, apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan?" Jawab saya, "Anda sudah terlambat!" (Pria itu begitu terkejut mendengarnya.) "Anda sudah terlambat 2.000 tahun lamanya! Keselamatan Anda sudah dikerjakan oleh Kristus, dan Anda tak bisa berbuat apa-apa." 

Yesus Kristus sudah melakukannya 2.000 tahun lalu. Dia telah membayar keselamatan Anda di kayu salib, dan sekarang itu merupakan hadiah gratis untuk Anda. Itulah sebabnya ketika Yesus tergantung di kayu salib, Dia berseru, "Sudah selesai." Dia tidak berseru, "Saya sudah selesai," sebab Dia belum mati. Dia masih hidup hari ini. Dan itulah anugerah keselamatan Anda. Rancangan Allah untuk memberikan kasih karunia bagi setiap orang sudah selesai Ia lakukan. 

Roma 3:24 mengatakan, "Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."

Jika kita benar-benar memahami tentang anugerah Allah, kita akan menerimanya, karena itu adalah karunia terbesar yang pernah diberikan kepada kita. 

Renungkan hal ini:
- Menurut Anda mengapa begitu banyak orang memandang keselamatan dan pengampunan sebagai sesuatu yang harus mereka perjuangkan, bukan sebuah anugerah cuma-cuma yang bisa mereka pilih untuk terima atau tolak?
- Setelah kita menerima anugerah keselamatan dari Allah, mengapa begitu penting untuk memberi tahu orang lain tentang hal itu?
- Bagaimana kehidupan Anda berubah ketika Anda memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang anugerah Allah?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 8-12; Kolose 4


Anda tidak akan masuk surga berdasarkan apa yang Anda lakukan. Anda masuk surga berdasarkan apa yang telah dilakukan untuk Anda oleh Yesus Kristus.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Mengapa Tuhan Ingin Anda Sehat

1 Korintus 6: 19-20 "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!"

Pernahkah Anda mendengar kata pengudusan? Itu sebuah kata teologis yang berarti mendedikasikan sesuatu untuk tujuan Allah. Anda bisa menguduskan apapun. Anda bisa berkata, "Tuhan, saya menguduskan mobil ini. Saya mempersembahkannya untuk-Mu untuk tujuan-Mu. Tuhan, saya menguduskan rumah ini. Saya mempersembahkannya untuk-Mu, untuk tujuan-Mu."

Tuhan berkata dalam 1 Korintus 6: 19-20 bahwa ada sesuatu yang Dia ingin Anda persembahkan untuk-Nya: tubuh Anda. "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!"

Bagaimana cara melakukannya? Bagaimana caranya memuliakan Tuhan dengan tubuh Anda?

Sederhana saja: Dengan merawatnya.

"Menguduskan tubuh Anda" pada dasarnya berarti "merawat tubuh Anda." Bila Anda ingin Tuhan menggunakan Anda, maka tubuh Anda harus bugar. Karena semakin fit tubuh Anda, semakin banyak energi yang Anda punya, dan semakin sering Tuhan dapat menggunakan Anda dalam pekerjaan-Nya

Mazmur 119: 73 mengatakan, "Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu." Tuhan telah membuat prinsip-prinsip kesehatan. Ia tidak hanya ingin Anda memiliki hati yang suci. Ia juga ingin tubuh Anda bugar sehingga Ia dapat menggunakan Anda dengan lebih efektif.

Mungkin Anda kurang tidur. Tetapi Tuhan tidak bisa menggunakan seseorang yang lelah sepanjang waktu. Anda harus tidur nyenyak. Kadang hal paling spiritual yang bisa Anda lakukan yaitu tidur siang!

Mungkin Anda perlu memperbaiki pola makan Anda. Dalam 1 Korintus 6:13, Alkitab membandingkan makan berlebihan dengan percabulan. Mungkin Anda tak pernah terpkir untuk berselingkuh dari pasangan Anda, namun Tuhan berkata bahwa semua dosa itu berlawanan dengan tubuh. Tuhan begitu serius ingin Anda mengontrol apa yang Anda makan!

Anda sangat mungkin membentuk sikap yang salah terhadap tubuh Anda. Anda mengabaikannya, Anda menolaknya ("Tuhan, saya ingin tubuh yang lain!"), Atau Anda menyempurnakannya ( bagaimana binaragawan dengan narsis memuja tubuhnya). Tapi sebaliknya, Tuhan mau Anda menghormati tubuh Anda dan menjaganya. Mengapa? Sebab Tuhan menciptakannya, Yesus menebusnya, dan Roh Kudus tinggal di dalamnya.

Lalu apa yang harus menjadi motivasi kita untuk menjadi bugar? Alkitab mengatakan, "Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi" (1 Korintus 9:25). Motivasi kita adalah untuk menyenangkan Tuhan. Para atlet melatih tubuh mereka hanya untuk memenangkan penghargaan. Anda akan mendapatkan yang lebih baik dari itu: upah yang kekal di surga! Anda akan mendapatnya karena Anda telah menggunakan anugerah dari-Nya dengan sebaik-baiknya dan karena Anda telah merawat tubuh Anda sehingga Tuhan bisa menggunakan Anda dengan lebih efektif di Bumi.

Renungkan hal ini:
- Apakah kurang tidur mempengaruhi Anda di siang hari? Bagaimana pengaruhnya terhadap pekerjaan Anda? Hubungan Anda? Tingkah laku Anda?
- Langkah apa yang bisa Anda ambil hari ini untuk menerapkan kebiasaan makan yang lebih sehat?
- Dalam hal kebugaran fisik, beberapa orang melalaikan tubuh mereka, sementara yang lain menyembah tubuh mereka. Apa yang dimaksud dengan keseimbangan hidup yang sehat?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 4-7; Kolose 3 : 18-25


Jagalah tubuh Anda sebagai sarana untuk memuliakan Tuhan selama Anda hidup di dunia ini.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Tetaplah Fokus pada Rencana Tuhan atas Hidup Anda

Lukas 9:62 "Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Saya bertemu dengan ribuan orang yang berkata kepada saya bahwa mereka ingin dipakai oleh Tuhan, tetapi yang tidak akan pernah dipakai oleh Tuhan. Mengapa? Karena mereka terlalu sibuk. Mereka punya agenda sendiri. Mereka punya rencana, cita-cita, dan ambisi sendiri dan mereka tidak punya waktu untuk-Nya! Di tengah kesibukan mereka, mereka mencoba menyisakan sepotong kecil waktu mereka dari jadwal kegiatan mereka dan berkata, "Saya akan memberikan ini kepada Tuhan." Tetapi bukan seperti itu cara kerjanya.

Bila Anda serius ingin dipakai oleh Tuhan, Anda harus berkata, "Tuhan, apa yang harus saya tinggalkan? Apa yang harus saya berhenti lakukan? Hambatan-hambatan apa yang selama ini menahan saya dan yang menghambat saya untuk menjalankan perlombaan kehidupan yang Engkau telah persiapkan untuk saya?"

Ada berbagai macam rintangan yang akan menghalangi Anda melaksanakan rancangan Tuhan atas hidup Anda. Salah satu yang paling sulit: gangguan. Yesus berkata dalam Lukas 9:62 "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Berikut ini beberapa dari banyak hal yang bisa mengalihkan perhatian Anda dalam menajalankan misi hidup Anda:

Ekspektasi orang lain. Anda harus memutuskan siapa yang akan Anda utamakan dalam hidup. Anda hanya bisa memiliki satu nomor satu.

Hobi. Tidak ada yang salah dengan hobi atau kesukaan. Tapi jika itu mengalihkan perhatian Anda dari melakukan hal-hal yang paling penting, maka Anda harus menghentikannya. 

Masa lalu Anda. Mungkin Anda masih berpegang pada masa lalu Anda —baik itu rasa bersalah atau dendam atau kesedihan. Namun bila Anda terjebak di masa lalu, Anda tidak dapat melanjutkan masa sekarang dan pastinya tak dapat melanjutkan masa depan yang telah Tuhan rancang bagi Anda. Masa lalu Anda sudah lewat. Itu sudah berakhir! Anda harus melepaskannya.

Apa yang perlu Anda lepaskan? Alkitab mengatakan dalam 1 Korintus 10:23, "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna." Apa maksudnya? Ini artinya: Banyak hal tidak selalu salah, tetapi yang tidak penting banyak. Hidup ini adalah pilihan, "Apakah saya akan melakukan sesuatu yang baik?" Atau "Apakah saya akan melakukan yang terbaik?"

Jika Iblis tidak bisa membuat Anda jadi orang yang buruk, maka Iblis akan membuat Anda sibuk. Ia akan membuat Anda begitu sibuk sehingga Anda tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal penting — waktu teduh dengan Tuhan, pelayanan, dan pemberitaan Firman.

Renungkan hal ini:
- Apa hal terpenting dalam hidup Anda?
- Pikirkan beberapa hal baik yang selama ini Anda utamakan dalam hidup Anda. Bagaimana bisa hal-hal tersebut mengalihkan fokus Anda dari melaksanakan misi Tuhan atas Anda?
- Mengapa kita begitu mudah terganggu dengan hal-hal yang kelihatannya baik tapi sebenarnya bukan yang ditugaskan atas Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 1-3; Kolose 3 : 1-17


Anda harus menyederhanakan hidup Anda dan menyingkirkan segala gangguan agar Tuhan dapat memakai Anda dalam pekerjaan-Nya. Jangan coba untuk melakukan semuanya. Lakukan apa yang paling penting!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Anda Tidak Harus Sempurna untuk Dipakai Tuhan

2 Timotius 2:21 "Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia."

Jika Anda ingin dipakai Tuhan, bersihkan hati Anda.

Anda tak harus jadi orang yang sempurna, tetapi Anda harus punya hati yang suci. Alkitab mengatakan dalam 2 Timotius 2:21, "Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia."

Tuhan memakai berbagai macam orang. Dia memakai orang yang pemalu. Dia memakai orang yang supel. Dia memakai orang-orang dari berbagai ras, usia, tahap kehidupan, dan latar belakang. Dia memakai pria dan wanita. Tuhan akan memakai baik bejana biasa atau bejana berhiaskan berlian. Dia akan menggunakan baik bejana besar atau bejana kecil. Tetapi ada satu hal yang Tuhan tidak akan gunakan: Dia tidak akan menggunakan bejana yang kotor. Anda harus bersih di dalam. 

Bagaimana cara melakukannya? Bagaimana Anda menyucikan diri Anda sendiri? Melalui satu kata sederhana: mengakui. Santo Agustinus berkata, "Mengakui perbuatan buruk adalah permulaan dari perbuatan baik." Alkitab mengatakan dalam 1 Yohanes 1: 9, "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

Kata mengaku dalam bahasa Yunani adalah homologeo. Homo berarti "sama," dan logeo berarti "berbicara." Jadi homologeo secara harfiah berarti "berbicara hal yang sama tentang dosa saya, sama seperti apa yang Tuhan katakan." Itu artinya Anda sepakat dengan Dia: "Tuhan, Engkau benar. Itu bukan kecerobohan. Itu bukan kesalahan. Itu dosa. Dan itu salah." Itu bukan berarti Anda mencoba tawar-menawar dengan Tuhan ("Saya tidak akan pernah melakukannya lagi "). Itu juga bukan berarti Anda mencoba menyuap Tuhan ("Saya janji akan membaca Alkitab setiap hari jika Engkau mau memaafkan saya").

Akui saja dosa Anda. 

Itu mungkin kelihatannya terlalu sederhana buat Anda. Anda mungkin berkata, "Jadi saya hanya perlu mengakuinya, dan Tuhan akan mengampuni saya?" Ya! Itu yang disebut anugerah!

Ini saran saya jika Anda benar-benar mau diapakai Tuhan: Luangkan waktu minggu ini untuk duduk, dengan pena dan selembar kertas, lalu katakan, "Tuhan, apa yang salah dalam hidup saya? Perlihatkanlah kepada saya. Saya akan menuliskannya, dan saya akan mengakuinya. Saya akan mengakuinya kepada-Mu." Kemudian, ketika Tuhan memberi Anda nubuat, tuliskankanlah.

Pertama kali saya melakukan ini, saya hampir bisa menulis buku! Dan saya sudah melakukannya berkali-kali semenjak saat itu. Catatlah semua dosa dan kecacatan Anda itu, dan kemudian tulis 1 Yohanes 1: 9 di atasnya, dan katakan, "Tuhan, saya mengakui ini semua kepada-Mu. Ini salah. Saya ingin menyingkirkannya dari hidup saya." Minta Tuhan untuk membersihkan hidup Anda. Tuhan akan mengampuni Anda!

Inilah titik awal untuk dipakai oleh Tuhan. Anda harus menyucikan hati Anda.

Renungkan hal ini:
- Apa yang perlu Anda ubah dengan jadwal kegiatan Anda supaya Anda dapat meluangkan waktu setiap hari dalam minggu ini untuk menuliskan pengakuan Anda?
- Anda mungkin sulit menuliskan pengakuan Anda kepada Tuhan setiap hari seumur hidup Anda, tetapi pola apa yang bisa mulai Anda buat dengan melakukan ini?
- Apa perbedaan antara kesalahan dan dosa?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 63-66; Kolose 2 : 16-23


Tuhan mau memakai orang dengan hati yang sederhana dan bersyukur.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Tuhan Tetap Sabar dengan Dunia Kita

2 Petrus 3: 9 "Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat."

Sejarah sedang bergerak menuju puncak kejatuhannya. Mengapa Tuhan tidak membumihanguskan Bumi ini sekarang juga? Karena Dia ingin menunjukkan kasih karunia-Nya.

Alkitab berkata dalam 2 Petrus 3: 9, "Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat."

Tuhan menanggung semua kedukaan yang Dia lihat di dunia ini karena Dia sabar. Dan Dia sedang menunggu kita untuk melangkah melintasi garis dan memulai hubungan dengan-Nya.

Ketika seseorang mendatangi Anda dan berkata, "Saya tidak bisa percaya kepada tuhan yang hanya berdiri, menonton umatnya menderita," ini yang harus Anda katakan: "Saya juga tidak bisa percaya pada Tuhan yang seperti itu. Allah bukan Tuhan yang seperti itu. Anda tidak akan bisa membayangkan betapa terlukanya Dia melihat semua dosa yang ada di Bumi ini. Dialah yang paling terluka jika dibanding siapapun! Dia berduka ketika melihat apa yang sedang dilakukan oleh ciptaan-Nya terhadap satu sama lain."

Saya percaya pada Tuhan yang suatu hari akan menghentikan iblis beserta anak buahnya. Akan ada hari penghakiman. Suatu hari Dia akan menghakimi semua penjahat, dan Dia akan membawa seluruh anggota keluarga-Nya untuk tinggal bersama Dia selamanya di tempat yang sempurna.

Jika Anda tidak pernah menyerahkan hidup Anda kepada Yesus, saya percaya Anda akan menerima renungan hari ini sebab Tuhan ingin Anda mendengar Firman ini. Yesus berkata dalam Yohanes 10:10 bahwa Dia datang untuk memberi kita hidup yang sepenuh dan berkelimpahan, tetapi kita hanya akan menemukan hidup yang seperti itu hanya dengan mengikuti Dia.

Apakah Anda siap untuk mengundang Yesus masuk ke dalam hati Anda?

Apakah Anda siap menerima anugerah karunia Allah bagi Anda? Inilah doa sederhana yang akan memberi tahu Tuhan bahwa Anda telah menerima kasih karunia Yesus.

Doa:
"Ya Tuhan, aku takut, tapi aku ingin mengenal-Mu. Aku tidak mengerti semuanya, tetapi aku mengucap syukur bahwa Engkau mengasihi-Mu. Aku bersyukur kepada-Mu bahwa Engkau menyertai-Ku, bahkan ketika aku tidak mengerti. Aku bersyukur kepada-Mu bahwa Engkau ada untuk-ku — bahwa Engkau tidak mengirim Yesus untuk menghukumku tetapi untuk menyelamatkanku.

"Aku akui bahwa selama ini tidak menyadari bahwa aku membutuhkan seorang Juruselamat, tetapi hari ini aku ingin menerima kasih karunia dari Putra-Mu. Aku meminta Engkau untuk menyelamatkanku dari masa laluku, penyesalanku, kesalahanku, dosa-dosaku, kebiasaan burukku, rasa sakitku, dan kecacatanku. Lepaskanlah bebanku dan penuhiku dengan kasih-Mu. Aku harus berdamai dengan-Mu, dan aku membutuhkan-Mu untuk menumbuhkan damai sejahtera di dalam hatiku.

"Selamatkanlah aku untuk menjalankan panggilan-Mu. Aku ingin tahu mengapa Engkau menempatkanku di planet ini. Dan aku ingin melakukan apa yang menjadi kehendak-Mu atasku. Aku ingin belajar untuk mengasihi-Mu, percaya pada-Mu dan memiliki hubungan dengan-Mu. Kuberdoa di dalam nama Yesus, amin."



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 58-62; Kolose 2 : 1-15


Dunia ini bukan perhentian terakhir kita, namun tempat untuk mempersiapkan kita, melayakkan kita masuk ke tujuan yang kekal di surga,
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Gunakan Uang Anda untuk Berinvestasi dalam Karakter, bukan Kenyamanan Anda

2 Petrus 3:18 "Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya."

Tuhan ingin Anda tumbuh secara spiritual dan menjadi semakin seperti Yesus Kristus. Bagaimana cara melakukannya? Dengan menggunakan sebagian uang Anda dan menginvestasikannya ke dalam diri Anda dan pertumbuhan pribadi Anda.

Alkitab mengatakan dalam 2 Petrus 3:18, "Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya."

Anda bertumbuh di dalam kekuatan iman dengan menggunakan uang Anda untuk mengembangkan keahlian Anda dan mengedukasi diri Anda sendiri, untuk menjadi seorang pemimpin yang lebih baik, pembicara yang lebih baik, pemain yang lebih baik, atau sesimpel menjadi orang yang lebih baik. 

Saya benci memberitahu Anda hal satu ini, tapi Anda tidak akan membawa serta mobil Anda ke surga. Anda tidak membawa serta apartment atau sofa Anda atau pakaian Anda atau porselin mahal Anda ke surga.

Tapi Anda akan membawa serta karakter Anda. Menghabiskan uang untuk sebuah kenyamanan memang begitu menggoda, tetapi Allah ingin Anda menggunakan uang Anda untuk berinvestasi dalam sesuatu yang akan Anda bawa ke surga: karakter Anda.

Itu artinya kapan pun Anda menggunakan uang Anda untuk membeli buku Kristiani yang membantu iman Anda tumbuh, sesungguhnya Anda sudah berinvestasi ke dalam apa yang saya sebut "Dana Pertumbuhan" Tuhan. Setiap kali Anda menggunakan sebagian uang Anda untuk biaya retret atau konferensi gerejawi yang membantu Anda meningkatkan kehidupan iman Anda, sesungguhnya Anda telah berinvestasi ke dalam Dana Pertumbuhan ini. Setiap kali Anda menghabiskan uang Anda untuk mengikuti kelas yang membantu Anda semakin menjadi orang yang Tuhan kehendaki, Tuhan sedang tersenyum dan berkata Anda telah menggunakan uang Anda dengan baik. 

Saya tidak akan pernah lupa ketika saya membeli Alkitab pertama saya. Pada saat itu saya masih remaja, dan saya berkata pada diri saya sendiri, "Ini adalah buku yang paling penting buat saya, jadi saya akan membeli yang terbaik yang ada di pasaran." Kemudian saya melakukan riset kecil-kecilan dan menemukan satu versi Alkitab yang saya suka, namanya Thompson Chain Reference Bible (Alkitab dengan penjelasan tersendiri versi Thompson Chain). Lalu pikir saya, "Saya mau yang jilidannya tahan lama. Jadi saya harus membeli yang sampulnya terbuat dari kulit yang terbaik." Saya pun menemukan Alkitab itu, harganya 60 dolar - dua bulan uang saku saya. Saya rela tidak jajan dan nonton ke bioskop, dan hal-hal yang saya suka lainnya, tetapi saya punya sebuah Alkitab yang sangat keren yang saya tahu bisa saya gunakan seumur hidup saya. 

Saya masih memiliki Alkitab itu sampai sekarang. Itu adalah harta saya yang paling berharga karena saya sudah membukanya berkali-kali dan menggarisbawahi dan menandai semua bagian. 

Alkitab berkata, "Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat" (Yesaya 55: 2). Memang Anda bisa membelanjakan uang Anda untuk hobi Anda atau barang-barang kesukaan Anda, tetapi pilihlah untuk membelanjakan uang Anda untuk makanan jiwa Anda yang akan membantu Anda tumbuh secara rohani.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana selama ini masyarakat kita berusaha meyakinkan kita bahwa kenyamanan lebih penting dibanding karakter kita?
- Mengapa "makanan rohani" lebih memuaskan ketimbang "makanan sampah"?
- Apa barang-barang yang membuat Anda nyaman yang rela Anda lepaskan, sehingga Anda memiliki lebih banyak uang untuk berinvestasi ke dalam karakter Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 52-57; Kolose 1 : 15-29


Karakter Anda menentukan akhir hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Gunakan Uang Anda untuk Mengembangkan Keluarga Allah

Roma 12:10 "Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat."

Tuhan ingin Anda berinvestasi kepada orang lain di dalam keluarga Allah. Ini yang saya sebut "Reksadana."

Alkitab mengatakan dalam Roma 12:10, "Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat." Bagaimana caranya berinvestasi ke dalam Reksadana ini? Dengan memakai sebagian uang Anda untuk menggalakkan persekutuan, membangun hubungan, dan mempraktekkan kasih.

Setiap kali Anda mempersembahkan uang Anda untuk Tuhan, itu mendekatkan Anda kepala-Nya. Setiap kali Anda memberikan uang Anda kepada seseorang, itu mendekatkan Anda kepada orang tersebut. Ketika Anda memberikan uang kepada anggota kelompok kecil Anda atau berinvestasi untuk kelompok kecil Anda, semakin dekat Anda dengan mereka. Setiap kali Anda menulis catatan berisi kata-kata penguatan, Anda tengah berinvestasi ke dalam Reksadana. Setiap kali Anda menyiapkan atau membelikan makanan dan memberikannya kepada mereka yang sedang sakit, Anda baru saja berinvestasi ke dalam Reksadana. 

Setiap kali Anda membuka rumah Anda untuk tempat persekutuan kelompok kecil Anda dan menyediakan makanan atau minuman dari kantong Anda sendiri, sesungguhnya Anda baru saja berinvestasi ke dalam Reksadana. Setiap kali Anda meminjamkan babysitter Anda untuk menjaga anak seseorang yang perlu pergi ke konferensi gereja atau ke retret, Anda sedang berinvestasi ke dalam Reksadana. Ketika ada orang Kristen lain yang tengah berkecil hati dan butuh seseorang untuk diajak bicara dan Anda mengajak dia keluar makan siang dan mentraktir mereka, Anda baru saja berinvestasi ke dalam Reksadana.

Anda bisa memberi persembahan kepada Tuhan. Dia memberitahu kita bahwa itu akan dikumpulkan di surga. Namun, Anda juga bisa memberi kepada orang lain. Tuhan mengatakan bahwa ketika Anda melakukan itu sebagai sebuah tindakan kasih, itu sama seperti menabungkannya di surga. Setiap kali Anda menggunakan dana Anda untuk menunjukkan kasih kepada orang lain di dalam keluarga Allah, artinya Anda tengah berinvestasi dalam Reksadana. 

Kenapa Anda harus melakukannya? Kenapa Anda harus memberi untuk menggalakkan persekutuan? Alkitab berkata, "Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah. Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang," (2 Korintus 9: 12-13).

Renungkan hal ini:
- Bagaimana orang-orang dalam keluarga Allah berinvestasi dalam hidup Anda melalui pemberian mereka selama ini? Apa dampaknya bagi hidup Anda?
- Bagaimana Tuhan ingin Anda saling mendukung orang percaya lainnya, bahkan jika Anda tidak mampu memberikan uang?
- Menurut Anda bagaimana Tuhan merespon pemberian atau persembahan yang dilakukan tanpa dasar kasih?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 48-51; Kolose 1 : 1-14


Anda bisa memberi tanpa kasih, tetapi Anda tidak bisa mengasihi tanpa memberi
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Persembahan Ibadah

Amsal 3: 9 "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu,"

Waktu saya masih kecil, saya senang membeli atau membuat berbagai macam hadiah kecil untuk orang tua say. Jika dikenang kembali, hadiah-hadiah itu sebenarnya payah. Tetapi setiap kali saya memberi orang tua saya hadiah-hadiah itu, mereka sangat gembira. Mereka bukannya membutuhkan sesuatu dari saya; mereka hanya menikmati fakta bahwa saya memikirkan mereka. 

Suatu waktu ketika saya berumur 8 tahun, saya pergi ke toko barang bekas dan membelikan ibu saya sebuah gaun seharga 25 sen. Saya pikir itu gaun yang sangat keren. Ternyata saya membeli ukuran empat, dan ukuran baju ibu saya adalah 12! Si pernajaga toko berkata pada saya, "Ricky, jempol kaki ibumu yang besar itu bahkan tidak muat masuk ke dalam gaun itu." Saya sangat tersinggung dan pulang ke rumah sambil menangis. Tetapi saat saya memberikan gaun itu kepada ibu saya, dia sangat senang sekali. Setelah dia meninggal, saya menemukan gaun itu di salah satu meja riasnya. Dia menyimpannya selama bertahun-tahun.

Tidak ada satu pun pemberian Anda yang bisa memenuhi apa yang Tuhan butuhkan. Tetapi ketika Anda memberikan Dia persembahan, secara tidak langsung Anda berkata, "Aku mengasihi-Mu. Aku sedang memikirkan-Mu. Aku ingin menjadikan-Mu di tempat pertama dalam hidupku."

Alkitab berkata, "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu," (Amsal 3: 9). Ini yang disebut perpuluhan. Perpuluhan berarti 10 persen dari bagian pertama dari penghasilan Anda.

Perpuluhan bukan hanya menghormati Tuhan. Tapi itu juga merupakan sebuah tindakan ibadah. Namun Alkitab mengatakan bahwa tidak setiap jenis persembahan adalah tindakan ibadah. Lalu, persembahan seperti apakah yang dinamakan ibadah?

"Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing--sesuai dengan apa yang kamu peroleh--menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang" (1 Korintus 16: 2).

Persembahan ibadah tidaklah dipaksakan. Itu artinya Anda tidak mengontrolnya, Anda tidak mengarahkannya, Anda tidak memberi tahu Tuhan apa tujuan Anda melakukannya. 

Persembahan ibadah diberikan pada saat dan di tempat Anda beribadah. Anda memberikan bagian pertama dari penghasilan Anda di hari pertama minggu tersebut dan berkata, "Tuhan, Engkaulah yang pertama dalam hidupku."

Persembahan ibadah itu direncanakan. Anda tidak memberikannya secara spontan. Anda memikirkannya dengan seksama. 

Persembahan ibadah itu proporsional. Jika Anda tidak menghasilkan apa pun minggu ini, Anda tidak memberikan apa pun. Jika Anda menghasilkan sedikit, Anda memberi sedikit. Jika Anda menghasilkan banyak, Anda memberi banyak.

Tuhan menginginkan hati Anda lebih dari apa pun. Dia tidak menginginkan uang Anda; Dia menginginkan apa maksud di balik persembahan Anda. Saraf yang paling sensitif dalam tubuh kita adalah yang keluar dari hati kemudian keluar dari dompet Anda.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana sikap Anda saat ini jika dibandingkan dengan sikap yang Tuhan kehendaki ketika Anda memberi?
- Apa yang menurut Anda paling menantang dalam hal melihat persembahan sebagai sebuah tindakan ibadah?
- Apa respon Anda terhadap pernyataan Pastor Rick bahwa "saraf paling peka dalam tubuh adalah yang keluar dari hati kemudian keluar dari dompet"?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 44-47; Filipi 4 : 10-23


Tuhan kita adalah Tuhan yang kaya, yang Tuhan tuju adalah kesungguhan persembahan hati dan hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Melayani Tuhan dengan Cara Melayani Orang Lain

Efesus 2:10 "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."

Setiap kali saya mendengar seseorang berkata, "Saya bertahan untuk akhir pekan," saya ingin katakan pada mereka, "Lalu apa tujuan Tuhan masih memberi Anda hidup?" Bila Anda tidak melakukan panggilan Anda, maka Anda sedang melewatkan keseluruhan inti dari kehidupan ini.

Efesus 2:10 mengatakan, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."

Ada satu kata untuk menyimpulkannya: pelayanan. Setiap orang Kristen adalah pelayan Tuhan. Semua orang Kristen tidak harus menjadi pendeta, tetapi harus menjadi pelayan Tuhan. Itu artinya Anda menggunakan bakat dan karunia Anda untuk memberi kontribusi dalam kehidupan, dengan menjadi seorang pemberi, bukan penerima.

Alkitab memakai ungkapan-ungkapan ini sebanyak 58 kali: "Kasihilah sesamamu." "Pedulilah dengan satu sama lain." "Berdoalah untuk satu sama lain." "Doronglah sama lain." "Bantulah satu sama lain." "Nasehatilah satu sama lain." "Dukunglah satu sama lain." Dan seterusnya. Ini merupakan pelayanan dua arah bagi setiap orang percaya kepada orang percaya lain di dalam keluarga Allah. Itulah cara yang Tuhan maksudkan. 

Tetapi pada kenyataannya, melayani Tuhan dengan cara melayani orang lain tidaklah selalu mudah. Kadang Anda akan berkecil hati. Lalu apa yang harus Anda lakukan ketika mulai berkecil hati? Ingatlah dua hal.

Pertama, ingatlah bahwa Anda akan menerima upah yang kekal. Alkitab mengatakan: "Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang" (Ibrani 6:10). Anda akan menerima upah di surga. 

Kedua, ingatlah bahwa Tuhan memakai setiap hal kecil. Tidak ada yang tidak berarti ketika Anda melayani Tuhan. Tidak ada yang sia-sia. "Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia" (1 Korintus 15:58).

Renungkan hal ini:
- Apakah Anda menggambarkan diri Anda sebagai seorang pemberi, atau penerima dalam keluarga Allah?
- Kapan Anda merasa paling sulit melayani orang lain?
- Bagaimana Anda perlu mengubah sikap Anda terhadap sesuatu yang kelihatannya kecil atau tidak ada artinya yang selama ini Allah minta Anda lakukan dalam pelayanan?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 41-43; Filipi 4 : 1-9


Tuhan tidak menempatkan Anda di Bumi untuk hidup buat diri Anda sendiri. Dia ingin Anda membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik!
Read more

0 Keluarga Tuhan Membantu Anda untuk Tumbuh sebagai Murid

Efesus 4:16 "Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih."

Tuhan tidak ingin Anda selamanya menjadi bayi rohani. Dia berkata, "Bertumbuhlah! Aku tak ingin engkau menjadi bayi rohani sepanjang hidupmu. Aku ingin engkau menjadi seperti Kristus. Aku ingin engkau bertumbuh dewasa."

Tetapi ini susahnya: Anda tak bisa melakukannya seorang diri. Bayi tidak bisa tumbuh dengan sendirinya. Mereka butuh sebuah keluarga. Begitu pula Anda yang membutuhkan seseorang untuk membantu Anda menjadi dewasa di dalam iman.

Alkitab mengatakan, "Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih"(Efesus 4:16).

Tugas saya sebagai seorang pendeta ialah memastikan bahwa orang-orang di gereja saya bertumbuh. Itulah tugas semua pendeta, pemimpin agama, guru Injil, dan pemimpin kelompok kecil. Bahkan Alkitab mengatakan ini: "Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus," (Efesus 4: 12-13). Di Gereja Saddleback, kami selalu memikirkan tentang hal ini, "Bagaimana kami bisa membantu mereka tumbuh, ya, Tuhan?"

Alkitab punya satu kata untuk pertumbuhan ini, yaitu pemuridan. Pemuridan merupakan proses pertumbuhan dari bayi rohani menjadi orang dewasa rohani. Itu artinya Anda semakin dewasa dalam iman Anda. Anda semakin kuat. Otot-otot iman Anda mulai muncul. 

Lalu bagaimana caranya bertumbuh sebagai murid?

Alkitab memberi tahu kita dalam Kisah Para Rasul 2 tentang bagaimana murid-murid bertumbuh di gereja mula-mula: "Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,"(Kisah Para Rasul 2: 41-42, 46).

Pertama, Anda percaya. Kemudian, Anda dibaptis. Dan penting pula bagi Anda untuk memiliki sebuah keluarga gereja dan berpartisipasi dalam ibadah bersama atau dalam persekutuan kecil. Belajarlah dari para pemimpin Anda di gereja. Belajarlah dari sesama jemaat. Berkomitmenlah untuk tumbuh dewasa secara rohani sebagai seorang murid dan sebagai anggota tubuh Kristus.

Renungkan hal ini:
- Apa yang masih menghambat Anda untuk terhubung dengan keluarga gereja?
- Bagaimana selama ini Anda tumbuh sebagai murid ketika Anda telah terhubung dengan tubuh Kristus?
- Menurut Anda mengapa Tuhan ingin orang lain turut ambil peran dalam pertumbuhan rohani Anda?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 37-40; Filipi 3


Pertumbuhan dan kedewasaan rohani tidak diukur dari berapa lama Anda menjadi pengikut Kristus, bukan juga dari berapa usia Anda. Pertumbuhan Anda diukur dari seberapa dalam Anda mengenal dan mengerti pribadi Kristus secara pribadi.
Read more

0 Tuhan Menciptakan Gereja untuk Menjadi Sebuah Keluarga

Roma 12: 5 "Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain."

Gereja bukan hanya membantu Anda untuk berpusat pada Tuhan, tetapi juga membantu Anda untuk saling berhubungan dengan orang percaya lainnya.

Tuhan tidak menempatkan Anda di sini untuk menjalani kehidupan yang terisolasi. Selagi Anda di Bumi, Tuhan ingin Anda belajar untuk mengasihi orang lain, dan Ia ingin Anda berlatih mengasihi orang lain dalam keluarga-Nya. Alkitab mengatakan, "Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain" (Roma 12: 5). Ada sebuah ikatan begitu Anda menjadi anak Allah; Anda menjadi saudara bagi sesama anggota keluarga Allah lainnya. 

Apa yang dimaksud dengan Tubuh Kristus? Yaitu orang-orang pilihan Kristus. Masing-masing kita memiliki makna dan fungsi sebagai bagian dari Tubuh-Nya. Tapi sama halnya jika sebuah jari tangan atau sebuah jari kaki terpotong, maka tubuh tidak akan bekerja dengan baik.

Kehidupan spiritual Anda tidak berarti apa-apa jika Anda terputus dari keluarga Allah. Apabila jari tangan saya terpotong, itu bukan hanya tidak akan lagi tumbuh, tapi itu juga tidak akan hidup. Karena itulah jari harus terhubung ke tubuh. Sama halnya dengan kita, jika kita ingin tumbuh secara spiritual dan melaksanakan panggilan Tuhan atas kita, maka kita saling membutuhkan satu sama lain di dalam kesatuan Tubuh Kristus. 

Departemen Kesehatan Mental California pernah melakukan penelitian dan menemukan bahwa jika Anda mengisolasi diri dari orang lain dan tidak membangun pertemanan yang erat seperti dalam kelompok kecil, maka Anda punya tiga kali kemungkinan lebih besar untuk meninggal lebih cepat. Anda punya empat kali kemungkin lebih besar untuk mengalami kelelahan emosional. Anda punya lima kali kemungkinan lebih besar untuk mengalami depresi. Dan Anda punya 10 kali kemungkinan lebih besar untuk dirawat di rumah sakit akibat dari gangguan emosi atau gangguan mental. Maka, demi kesehatan mental Anda sendiri, bersekutulah di dalam kelompok kecil! Jadilah bagian dari keluarga Tuhan. Saling terhubunglah!

"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah," (Efesus 2:19).

Renungkan hal ini:
- Apa saja tantangan yang Anda hadapi selama mengikuti rencana Tuhan atas Anda dalam hal mengasihi orang percaya lainnya di sini di Bumi?
- Bagaimana arti hidup Anda berubah setelah Anda memandang diri Anda sebagai bagian dari Tubuh Kristus?
- Bagaimana pertumbuhan rohani Anda semenjak Anda terhubung dengan Tubuh Kristus?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 33-36; Filipi 2 : 19-30


Dalam Kristus kita adalah satu tubuh dengan banyak anggota, namun dialiri dalam satu darah, darah Kristus.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Mengapa Anda Membutuhkan Keluarga Gereja

2 Korintus 5:14 "Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati."

Anda tidak dapat melaksanakan lima tujuan (ibadah, persekutuan, pemuridan, pelayanan, penginjilan) seorang diri. Hidup ini tidak bekerja dengan usaha Anda sendiri. Anda diciptakan sebagai mahluk sosial. Satu-satunya cara agar Anda dapat melaksanakan kelima tujuan Allah ialah dengan bersekutu bersama orang-orang dalam hidup Anda yang memberi Anda masukan rohani. Anda butuh keluarga gereja!

Mengapa? Sebab keluarga gereja membantu Anda untuk memusatkan hidup Anda pada Tuhan.

Allah tidak menempatkan Anda di Bumi ini untuk menjalani kehidupan yang terpusat pada diri Anda sendiri. Tujuan Dia menciptakan Anda yaitu untuk membangun hidup Anda bersama dengan Dia. Anda dirancang untuk memuliakan Tuhan. Dia menciptakan Anda untuk mengasihi Anda, dan Dia ingin Anda mengasihi-Nya kembali. Kata-Nya, "Aku ingin menjadi pusat hatimu. Aku ingin menjadi fokus pikiranmu. Aku ingin menjadi pusat hidupmu. Aku ingin menjadi poros kehidupanmu."

Alkitab mengatakan, "Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati" (2 Korintus 5:14).

Bagaimana Anda bisa tau apakah Kristus telah menjadi pusat kehidupan Anda atau belum? Ketika Anda tak lagi khawatir. Filipi 4: 7 mengatakan, "Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." Ada kata yang tepat untuk menggambarkan hal ini: ibadah. Kapan pun Anda memusatkan hidup Anda pada Tuhan, artinya Anda tengah beribadah memuliakan Dia. Dan ibadah adalah obat penangkal kekhawatiran. Jika Anda ingin kekhawatiran Anda berkurang, lebih seringlah beribadah. 

Kapan kita harus beribadah? Alkitab mencatat, "Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu" (Imamat 23: 3). Seolah Tuhan berkata, "Sekali seminggu, Aku ingin engkau berkumpul dengan orang percaya lainnya untuk memfokuskan pikiranmu kembali, menyesuaikan diri kembali, dan memusatkan kembali hidupmu kepada-Ku."

Di mana kita harus melakukannya? Kisah Para Rasul 2:46 memberitahu kita, "Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati," Itu berarti berkumpul di gereja sekitar lingkungan kita. 

Anda lihat, bukan? Allah menciptakan Anda untuk menjadi bagian dari keluarga gereja. Mereka membantu Anda untuk tetap fokus dan memusatkan hidup Anda pada Tuhan, sehingga Anda dapat menggenapi tujuan-Nya atas Anda.

Renungkan hal ini:
- Beribadah merupakan obat penangkal kekhawatiran. Apabila Anda ingin lebih jarang khawatir, lebih seringlah beribadah. Minggu ini, ketika Anda mulai khawatir, sembah dan pujilah Tuhan.
- Menurut Anda, bagaimana kehidupan Anda akan berubah jika Anda konsisten (atau lebih konsisten) dalam menempatkan Kristus sebagai pusat kehidupan Anda?
- Bagaimana keluarga gereja dapat membantu Anda untuk memusatkan hidup kembali kepada Tuhan?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 29-32; Filipi 2 : 1-18


Keluarga adalah pondasi awal kehidupan kita dan menerapkan prinsip hidup kita selamanya. Milikilah dan masuklah dalam bagian keluarga Allah.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Tuhan Membentuk Anda untuk Melayani Dia

Efesus 2:10 "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya"

Tuhan membentuk Anda untuk melayani Dia.

Alkitab berkata, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya" (Efesus 2:10).

Sebelum Anda lahir, Allah telah lebih dulu menentukan kontribusi apa yang Ia ingin Anda berikan melalui hidup Anda. Tuhan tidak menempatkan Anda di planet ini hanya untuk tinggal di dalamnya, menggunakan sumber daya yang ada, dan kemudian mati. Tidak! Dia menempatkan Anda di sini untuk melayani Dia dengan cara melayani orang lain.

Dan tidak ada seorang pun yang bisa menjadi Anda. Jika Anda tidak melayani Tuhan seturut dengan cara yang Ia kehendaki, maka dunia ini akan melewatkan kepingan puzzle itu. 

Nama lain untuk pekerjaan baik adalah pelayanan. Setiap kali Anda menggunakan talenta dan kemampuan Anda untuk membantu orang lain, sesungguhnya Anda tengah melayani mereka. Alkitab berkata dalam 1 Petrus 4:10, "Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah."

Anda tahu talenta-talenta yang Anda punya? Itu semua bukan untuk kepentingan Anda. Tuhan mengaruniakan Anda bakat dan talenta untuk membantu orang lain. Itulah sebabnya tak ada seorang pun yang bisa hidup sendiri. Tuhan menghubungkan alam semesta ini agar kita semua saling membutuhkan.

Ketika Anda sampai di surga, Anda akan mengasihi Tuhan, sebab itulah Dia ingin Anda berlatih dari sekarang. Anda akan mengasihi orang lain di surga, sebab itulah Dia mau Anda berlatih dari sekarang. Anda akan bertumbuh secara rohani di surga, sebab itulah Dia ingin Anda berlatih dari sekarang. Dan Anda akan melayani Tuhan di surga, sebab itulah Dia ingin Anda berlatih dari sekarang.

Anda melayani Tuhan dengan melayani orang lain. Di Bumi ini, tidak mungkin melayani Tuhan secara langsung. Satu-satunya cara agar Anda dapat melayani Tuhan di Bumi adalah dengan melayani orang lain. Jadi kapan pun Anda membantu orang lain, Tuhan mengatakan itu lakukanlah layaknya Anda melakukannya untuk Dia. Di Bumi ini, Anda berlatih apa yang akan Anda lakukan selamanya di Surga. 

Renungkan hal ini:
- Dengan cara-cara unik apa Tuhan membentuk Anda sehingga Anda dapat melayani orang lain dengan baik?
- Bagaimana Anda menggunakan bakat dan kemampuan Anda untuk melayani orang lain saat ini?
- Seberapa besar motivasi Anda saat melayani? Mengapa?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 25-28; Filipi 1 : 12-30


Anda harus memiliki kerendahan hati untuk dapat melayani orang lain apalagi Tuhan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Tuhan ingin Anda Tumbuh

Roma 8:29 "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara."

Allah menciptakan Anda untuk menjadi serupa dengan Kristus. Dia ingin Anda tumbuh secara rohani!

Alkitab berkata, "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara" (Romans 8:29). Tujuan Allah dari awal ialah untuk menjadikan Anda seperti diri-Nya— bukan untuk menjadikan Anda dewa-dewi, melainkan menjadikan Anda pribadi dengan karakter Ilahi. 

Sebagai seorang pastor, pertanyaan nomor satu yang sering saya dengar yaitu, "Mengapa ini terjadi pada saya?" Saya beri tahu Anda jawabannya: Yaitu untuk membantu Anda tumbuh secara rohani. Segala sesuatu dalam hidup ini dirancang untuk membantu iman Anda tumbuh dewasa - segala hal yang baik, yang buruk, yang jelek, yang disebabkan oleh diri Anda sendiri, juga hal-hal yang dilakukan orang lain terhadap Anda. Tuhan bukanlah penulis atau perancang kemalangan, sebaliknya Dia mendatangkan kebaikan dari dalam keburukan. 

Ketimbang bertanya, "Tuhan, mengapa ini terjadi pada saya?" Tanyakan, "Tuhan, apa yang Engkau ingin kupelajari dari kejadian ini?" Setiap situasi dalam kehidupan ini akan membuat Anda kepahitan, atau sebaliknya menjadi orang yang lebih baik. Anda diberikan kebebasan untuk meresponnya. 

Jadi jika salah satu tujuan hidup Anda adalah untuk bertumbuh secara rohani dan menjadi seperti Yesus, seperti apakah Yesus itu? Ketika Anda memandang Dia, Anda melihat apa yang Alkitab sebut sebagai buah Roh. Dikatakan, "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu" (Galatia 5: 22-23). Inilah kualitas yang Allah ingin bangun dalam hidup Anda.

Bagaimana Tuhan menumbuhkan karakter itu di dalam hidup Anda? Bagaimana Tuhan menanamkan karakter itu dan membantu agar iman Anda dewasa? Tuhan mengajarkan Anda sifat-sifat ini dengan cara menempatkan Anda di dalam situasi yang berlawanan.

Tuhan mengajarkan Anda kasih dengan menempatkan Anda di sekitar orang-orang yang tidak menyenangkan. Dia mengajari Anda sukacita di tengah kesedihan. Tuhan mengajarkan Anda damai sejahtera di tengah-tengah kekacauan. Dia mengajarkan Anda kesabaran ketika Anda mengantri. 

Tuhan akan mengajari Anda semua nilai-nilai ini di sepanjang hidup Anda - dan itu membutuhkan waktu seumur hidup. Itu sebuah proses. Dia akan menggunakan berbagai macam situasi dalam hidup Anda untuk membantu Anda mengembangkan kedalaman iman dan menjadi lebih seperti Kristus.

Renungkan hal ini:
- Situasi seperti apa yang paling mengajari Anda tentang menjadi lebih seperti Kristus?
- Mengapa menurut Anda begitu banyak orang Kristen yang masih belum dewasa secara rohani?
- Prioritas-prioritas seperti apa yang mendorong pertumbuhan rohani dalam hidup Anda? Apakah ada dari prioritas-prioritas Anda yang perlu Anda ubah?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 20-24; Filipi 1 : 1-11


Setiap masalah punya satu tujuan, yaitu untuk membantu Anda tumbuh secara rohani sehingga Anda semakin serupa seperti Yesus Kristus.
Read more

0 Anda Butuh Dukungan dari Keluarga Rohani Anda

Efesus 1: 5 "Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,"

Alkitab berkata, "Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya," (Efesus 1: 5).

Tuhan menginginkan lebih dari malaikat dan binatang dan tumbuhan. Dia menginginkan sebuah keluarga. Alkitab mengatakan bahwa satu-satunya alasan mengapa Anda ada adalah karena Allah ingin Anda menjadi bagian dari keluarga-Nya, dan keluarga itu akan bertahan selamanya.

Keluarga rohani Anda, keluarga Allah, akan hidup lebih lama daripada keluarga fisik Anda. Keluarga fisik Anda tidak ada untuk selamanya. Mereka tumbuh dewasa, mereka pindah, mereka mati. Tetapi keluarga rohani Allah akan terus berlanjut untuk selama-lamanya.

Alkitab mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah merancang Anda untuk menjalani hidup sendirian. Bahkan Tuhan benci kesepian. Ketika Allah menciptakan manusia, Dia menempatkannya di Taman Eden, sebuah lingkungan yang sempurna, dan hal pertama yang Dia katakan adalah, "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja." Allah ingin Anda menjadi bagian dari keluarga-Nya.

Apa yang dimaksud keluarga Allah? "Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran" (1 Timotius 3:15). Gereja, tubuh Kristus, bukanlah sebuah institusi. Gereja bukanlah sebuah birokrasi. Gereja bukanlah sebuah organisasi atau klub sosial. Gereja adalah keluarga Allah. Jadi gereja bukanlah tentang peraturan, ritual, dan agama. Ini tentang hubungan. Itu tentang cinta kasih.

Gereja merupakan "penyokong dan fondasi kebenaran." Apa yang terjadi ketika sebuah bangunan tidak memiliki pondasi? Itu akan ambruk. Penduduk California paham benar hal ini karena mereka pernah mengalami beberapa gempa bumi. Bila Anda tidak punya fondasi yang baik di bawah bangunan Anda, maka itu akan runtuh ketika gempa bumi datang.

Tuhan mengatakan ini sama halnya dengan hidup Anda. Anda akan mengalami beberapa gempa dalam hidup Anda — gempa finansial, gempa kesehatan, gempa emosional, gempa relasional, gempa dalam karier. Ketika masa-masa sulit itu datang, Anda akan pingsan apabila Anda tidak memiliki keluarga gereja yang ada untuk mendukung Anda.

Anda tak dapat melaksanakan rancangan-rancangan Tuhan seorang diri. Tuhan menghubungkan kita semua untuk saling membutuhkan. Kita saling membutuhkan dalam keluarga-Nya..

Renungkan hal ini:
- Tuhan ingin Anda mendapat dukungan dari keluarga rohani Anda ketika "gempa" terjadi. Bagaimana Anda dapat mendukung seseorang dalam keluarga Allah yang tengah mengalami situasi sulit saat ini?
- Bagaimana caranya agar sesama anggota keluarga Allah tahu cara terbaik untuk menopang Anda ketika Anda membutuhkannya?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 16-19; Efesus 6


Tuhan adalah Bapa rohani Anda, Bapa di surga yang mengerti kebutuhan anak- anakNya.
Demikian juga saudara seiman dalam satu darah Kristus adalah saudara rohani yang dapat menguatkan dan menopang Anda dalam ujian hidup Anda. 

Read more

0 Inilah yang Tuhan Rasakan tentang Anda

Efesus 1: 4 "Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya."

Ketika ketiga anak saya masih kecil, pada malam hari biasanya saya menyelinap ke kamar mereka dan duduk di sisi tempat tidur mereka sambil memperhatikan mereka tidur. Saya mendapat sukacita besar melakukannya! Saya melihat bagaimana mereka bernafas. Saya menemukan begitu banyak kegembiraan melihat mereka tidur nyenyak. Saya begitu bersukacita karenanya sebab saya adalah ayah mereka. Mereka diciptakan karena buah cinta saya.

Begitu pun yang dirasakan Bapak Surgawi Anda terhadap Anda. Ia memperhatikan Anda, dan Ia menyayangi Anda sebab Dia yang menciptakan Anda.

Alkitab berkata, "Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya" (Efesus 1: 4). Sebelum Allah menciptakan alam semesta ini, Dia memikirkan Anda. Alkitab mengatakan bahwa seluruh alam semesta diciptakan supaya Allah dapat mengasihi kita. Kita adalah pusat dari kasih-Nya, tidak seperti ciptaan-Nya yang lain — tidak seperti binatang atau malaikat atau bintang atau apa pun itu. Kita diciptakan untuk dicintai oleh Tuhan.

Jika Anda pernah belajar tentang kebenaran mendalam yang baru saja saya bagikan dan membiarkannya tinggal di dalam hati Anda, maka Anda tak akan pernah lagi merasa tidak aman atau rendah diri. Sebab ketika Anda paham bahwa Allah menciptakan seluruh alam semesta ini hanya supaya Ia dapat menciptakan sebuah kondisi dimana manusia bisa tinggal di dalamnya sehingga Dia dapat menciptakan Anda dan mengasihi Anda, maka itu akan menghapus semua perasaan tidak aman tersebut. Allah menciptakan Anda untuk mengasihi Anda.

Dalam Hosea 6: 6, Tuhan berkata, "Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran." Itulah tujuan hidup kita yang pertama. Hal terpenting yang harus Anda ketahui adalah bahwa Allah menciptakan Anda untuk mengasihi Anda. Dan hal terpenting yang dapat Anda lakukan dalam hidup adalah dengan mengenal dan mengasihi-Nya kembali. Itu adalah tujuan hidup nomor satu.

Namun yang ironis ialah kebanyakan orang menjalani seluruh hidup mereka dengan melewatkan tujuan terpenting ini. Mereka tahu segala macam hal — harga saham, skor olahraga, siapa yang ada di sampul majalah People — tetapi mereka tidak kenal Tuhan dengan dalam.

Anda mungkin tahu tentang Tuhan, tetapi apakah Anda mengenal Dia secara pribadi? Apakah Anda memiliki hubungan persahabatan, hubungan yang penuh kasih dengan Tuhan? Jika tidak, itulah langkah pertama yang perlu Anda ambil hari ini.

Renungkan hal ini:
- Dalam hidup Anda, bagaimana rasanya memiliki persahabatan dengan Tuhan? Atau apabila Anda belum memiliki persahabatan itu, apa yang tengah menahan Anda?
- Bagaimana kehidupan Anda berubah ketika Anda menemukan cinta yang lebih dalam untuk Tuhan?
- Kebiasaan apa yang dapat membantu Anda mengenal Tuhan?


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 13-15; Efesus 5


Tuhan mengasihi Anda, jauh sebelum Anda mengasihi Dia. KasihNya menutupi segala dosa Anda, bahkan yang terbesar sekali pun.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Apa yang Harus Anda Lakukan Ketika ada Keraguan dalam Hati Anda akan Janji Allah?

Yesaya 43: 2 "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau."

Tuhan ingin Anda menjadi orang yang gemar memberi. Itu artinya Anda harus menabur kemurahan hati dalam hidup Anda. Anda harus memberi dengan tulus di dalam tubuh Kristus dan menunjukkan kasih Allah kepada orang yang tak percaya. Carilah cara untuk bermurah hati dengan menggunakan kekayaan yang telah Tuhan anugerahkan dengan begitu murah hatinya kepada Anda.

Namun terkadang ketika kita fokus memberi secara finansial kepada gereja atau orang lain, Setan akan mencoba menanam segala jenis benih keraguan dan ketakutan ke dalam pikiran kita: "Bagaimana jika kau dipecat? Bagaimana jika kau jatuh sakit? Bagaimana jika kau tidak mampu? Bagaimana jika perekonomian ini surut? bagaimana kau akan memegang komitmenmu?"

Anda mungkin menghadapi beberapa kegelisahan yang sama. Ketika Anda dihadapkan pada keraguan itu, ingatlah bahwa Allah telah berjanji untuk tidak pernah meninggalkan Anda dan akan selalu bersama Anda. Anda tidak perlu tahu apa yang akan terjadi di masa depan, sebab Anda tahu siapa yang memegang masa depan.

Apa pun yang akan Anda hadapi di masa depan, Anda tidak akan pernah melaluinya sendirian. Yesaya 43: 2 mengatakan, "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau."

Inilah kunci dari keberanian. Tidak ada yang perlu ditakuti ketika Anda tahu Tuhan itu dekat. Jika sendirian Anda mungkin tenggelam, tetapi Allah telah berjanji tidak akan pernah menelantarkan Anda atau meninggalkan Anda (baca Ibrani 13: 5).

Mungkin saat ini Anda merasa sendirian. Anda mungkin merasa begitu, tetapi ketahuilah itu tidak benar. Tuhan melihat apa yang sedang Anda alami. Tuhan peduli dengan apa yang Anda alami. Dan Tuhan akan membantu Anda jika Anda percaya pada-Nya.

Ketakutan dan keraguan Anda bukan berasal dari Tuhan. Dalam hal memberi, percayalah bahwa ketika Tuhan menuntun Anda untuk memberi, Ia akan menopang Anda dan menyediakan kebutuhan Anda. Satu-satunya cara untuk menuai kemurahan hati ialah dengan menabur kemarahan hati.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana selama ini Tuhan membimbing Anda dalam memberi?
- Keraguan atau ketakutan seperti apa yang Anda miliki tentang melaksanakan komitmen itu?
- Tuhan telah berjanji untuk selalu menyertai Anda dan merawat Anda, tetapi menabur kemurahan hati tetap saja butuh pengorbanan. Apa yang tidak ingin Anda lepaskan untuk bisa menjadi orang yang murah hati? Luangkan waktu untuk berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk membantu Anda melepaskan apa pun yang menahan Anda untuk percaya sepenuhnya kepada-Nya soal hal memberi.



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 10-12; Efesus 4:17-32


Percayalah, Tuhan tidak akan memberi sesuatu yang melebihi kemampuan Anda, baik itu berkat maupun pergumulan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Jangan Hanya Belajar dari Alkitab; Ingatlah

Amsal 4: 20-22 "Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka."

Alkitab mengatakan hal berikut ini dalam Amsal 22: 17-18 tentang hikmat: "Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku. Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu." Perhatikan empat kata kunci: dengarkanlah, perhatikanlah, simpanlah di dalam hati, dan perkatakanlah." Itulah tanda-tanda hikmat. 

Anda tidak bisa hanya mempelajarinya, kemudian menjadi lebih bijaksana; Anda harus mengingatnya. Dan Anda tidak bisa hanya mengingatnya; Anda harus memperkatakannya. Karena apabila Anda tidak mengingat dan memperkatakannya, pada akhirnya, Anda belajar hal yang sama berulang kali.

Anda harus menyimpannya di dalam hati untuk bisa mengingatnya sehingga Anda dapat mempelajarinya kembali dan sehingga Anda dapat menerapkannya.

Orang-orang berkata, "Saya tidak bisa menghafal satu ayat pun!" Ya, Anda bisa. Anda ingat apa yang penting buat Anda. Anda ingat apa yang Anda sukai. Anda ingat apa yang penting buat Anda.

Anda mungkin berkata, "Saya tidak bisa menghafal Alkitab." Tetapi Anda ingat semua statistik pertandingan baseball atau statistik sepak bola musim lalu. Anda mungkin juga berkata, "Saya tidak bisa menghafal Alkitab," tetapi Anda bisa mengutip semua lirik lagu terkenal atau langkah-langkah memasak masakan kesukaan Anda, atau hal-hal lain yang Anda sukai. Anda ingat apa yang penting buat Anda.

Jika Anda mengingat Firman, Anda akan memperkatakannya dan Anda akan memperkuatnya dan Anda akan mempelajarinya kembali dalam hidup Anda. Itulah yang dapat mengubah hidup Anda.

"Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka" (Amsal 4: 20-22).

Renungkan hal ini:
Hal-hal apa yang mudah Anda ingat, dan mengapa?
Mengapa penting untuk menghafal ayat-ayat Alkitab? Bagaimana selama ini Anda melihat pentingnya menghafal Alkitab dalam hidup Anda? 
Apa satu hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda menghafal ayat Alkitab? 


Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 6-9; Efesus 4:1-16


Ketika kebenaran Firman menjadi hal yang penting untuk Anda, maka Anda akan mengingatnya. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Terburu-buru adalah Kematian Doa

Mazmur 37: 7 "Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya."

Alasan mengapa kebanyakan orang tidak pernah mendengar Tuhan berbicara adalah karena mereka tidak pernah memperlambat kegiatan mereka untuk mengizinkan Tuhan berbicara kepada mereka.Terburu-buru adalah kematian doa! Anda harus memperlambat langkah Anda. Anda harus diam. Dan Anda harus menantikan-Nya dengan penuh harap.

Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan bangun lebih awal agar Anda tidak terburu-buru dan dapat meluangkan waktu untuk memulai hari Anda bersamaTuhan.

Jika saya beri tahu Anda bahwa besok pukul 4 pagi, ratu Inggris, presiden Amerika, dan Paus ingin bertemu dengan Anda empat mata, Anda mungkin tidak akan bisa tidur malam ini. Anda akan mandi - mungkin akan mandi dua kali! Malamnya, Anda akan mencari tukang cukur atau salon kecantikan, membeli blazer atau gaun baru dan mempercantik diri Anda. Anda bahkan mungkin akan tiba di tempat 30 menit lebih awal.

Tahukah Anda? Sang Pencipta alam semesta ini ingin berjumpa dengan Anda besok pagi! Anda bahkan tak perlu berdandan. Anda bisa memakai piyama Anda. Anda bahkan tak perlu meninggalkan rumah. Namun, Anda harus membuat janji. Itu artinya Anda harus berhenti melakukan kegiatan Anda agar Anda dapat mulai melakukan apa yang diinginkan Tuhan. Anda harus memutuskan apa yang lebih penting buat Anda: 30 menit waktu bersenang-senang atau menghabiskan waktu bersama Tuhan setiap pagi.

Hari Anda dipenuhi dengan tanggung jawab, komitmen, dan kegiatan penting. Namun waktu bersama Tuhan adalah janji paling penting dalam kalender Anda besok!

Renungkan hal ini:
- Apa perbedaan yang Anda perhatikan dalam hidup Anda ketika Anda melakukan saat teduh yang konsisten dan berarti?
- Siapa saja, kegiatan apa, atau komitmen apa yang selama ini Anda prioritaskan, ketimbang menghabiskan waktu bersama Allah?
- Perubahan apa yang bisa Anda buat dalam jadwal kegiatan dan prioritas Anda, sehingga Anda dapat dengan mudabmemilih untuk menghabiskan waktu lebih bersama Allah ketimbang melakukan yang lainnya?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 4-5; Efesus 3


Hormati Tuhan saat Anda berbicara dalam doa denganNya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Orang Bijak Bertanya, dan Kemudian Mendengarkan

Amsal 20: 5 "Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya."

Jika Anda ingin menjadi bijak, belajarlah mengajukan pertanyaan yang bijak — dan kemudian dengarkanlah. Amsal 20: 5 mengatakan, "Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya." Singkat kata, setiap orang punya sesuatu yang bisa Anda pelajari. Itu sama seperti menimba air yang bersih dari sumur yang begitu dalam. 

Bagaimana caranya menimba hikmat dari setiap orang? Dengan cara belajar mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang cerdas.

Dalam perjalanan saya berkeliling dunia, saya sudah bertanya kepada banyak orang; dari pengemudi taksi sampai ke perdana menteri, dan masing-masing mereka mengajari saya sesuatu. Anda bisa belajar dari siapa pun jika Anda menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tepat!

Salah satu hal yang telah saya pelajari adalah saya tidak pernah belajar apa pun saat saya berbicara. Jika mulut saya berbicara, artinya saya tidak belajar. Anda tidak belajar sambil berbicara. Anda belajar sambil Anda mendengarkan. Oleh karena itu, Anda harus belajar untuk mendengarkan.

Saya sudah melakukan banyak wawancara selama bertahun-tahun, dan saya perhatikan acara wawancara di TV zaman sekarang sudah banyak berubah. Yang menjadi fokus acara bukanlah si bintang tamu, melainkan si pembawa acara. Tujuan dari si pembawa acara adalah agar dirinya menjadi pusat perhatian atas acaranya sendiri. 

Renungkan hal ini:
- Cobalah menghabiskan waktu seharian untuk fokus mendengarkan, daripada berbicara. Apa bedanya?
- Pelajaran apa yang Anda harapkan dari orang lain ketika Anda mengajukan pertanyaan dan kemudian mendengarkan jawaban mereka dengan fokus dan perhatian penuh?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 1-3; Efesus 2


Anda dapat belajar dari siapa pun, namun Anda harus bersedia bertanya dan kemudian mendengarkan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

Sword Gathering 23-25 Desember 2018

Sword Gathering 23-25 Desember 2018

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More