• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words of OuR LorD)

Latest from Blog

Delete this element to display blogger navbar

0 Jadilah Bijak: Lihat ke Depan dan Hadapi Kenyataan

Amsal 14: 8 "Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya."


Dalam hidup, banyak orang yang memulainya dengan baik tetapi berakhir menyedihkan sebab mereka tidak mempersiapkan cara untuk menghadapi lubang perangkap. Alkitab mengatakan bahwa orang bijak melihat ke depan dan menghadapi kenyataan.

Kita semua menghadapi kesulitan di saat membuat rencana untuk masa depan kita; seperti gangguan budaya, suara-suara keraguan, jalan pintas yang menggoda, dan masa penundaan yang membuat kita berkecil hati. Lihat saja Nuh: Dia menghadapi berbagai macam rintangan setelah Allah menyuruhnya membangun bahtera, namun dia mampu mengatasi itu semua- begitupun dengan Anda. 

Nah, ini bukan berarti Tuhan akan memberi Anda sebuah tujuan yang seberani membangun bahtera, namun saya berdoa Dia akan memberi Anda sebuah tujuan besar - bahkan yang berani - 10 tahun dari sekarang.

Alkitab berkata, "Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya" (Amsal 14: 8). Dengan melihat ke depan, kita bukan hanya siap untuk menghadapi lubang perangkap ketika mereka tiba-tiba muncul dalam hidup kita, tapi kita juga akan diperlengkapi untuk membuat rancangan-rancangan yang membantu kita untuk menjadi orang yang setrurut dengan kehendak Tuhan.

Mintalah Tuhan untuk membantu Anda membuat tujuan-tujuan untuk 10 tahun berikutnya dalam hidup Anda. Kemudian Anda akan siap untuk maju dan belajar caranya menghadapi perangkap yang menghalangi Anda untuk menggapai tempat yang Tuhan inginkan.

Renungkan hal ini:
- Pelajaran apa selama 10 tahun terakhir ini yang bisa Anda terapkan untuk satu dekade berikutnya?
- Ketika Anda melihat masa depan, ingin menjadi seperti apakah Anda? Karya apa yang Anda ingin Tuhan kerjakan melalui hidup Anda?
- Bagaimanakah tujuan-tujuan dalam hidup Anda mencerminkan kuasa Allah dalam hidup Anda? Apakah Anda bermimpi besar karena Anda melayani Tuhan yang besar?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 96-98; 1 Korintus 1:1-17


Tuhan tidak merencanakan hidup Anda hanya untuk hari ini saja, melainkan untuk seterusnya, seumur hidup Anda.
Read more

0 Jangan Biarkan Gangguan Menghalangi Anda untuk Mendapatkan Berkah Allah

Amsal 4: 5 "Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku."

Salah satu ujian terpenting yang kita semua hadapi ketika kita mencoba untuk melaksanakan panggilan dari Tuhan ialah bagaimana kita merespon gangguan budaya. Pernahkah Anda mengalaminya; Anda hilang fokus karena gangguan ini?

Gangguan popularitas. Apabila Anda selalu khawatir dengan pendapat orang lain tentang Anda, maka tidak akan ada damai sejahtera di hati Anda. 

Gangguan kesenangan. Bersenang-senang dan menikmati kenyamanan itu sah-sah saja, namun jika itu adalah fokus utama dalam hidup Anda, maka Anda tidak akan pernah bisa mewujudkan panggilan hidup Anda. 

Gangguan uang. Anda tidak bisa melayani Tuhan dan uang sekaligus. Menghasilkan uang seharusnya tidak menjadi fokus utama hidup Anda.

Gangguan harta benda. Menilai kesuksesan Anda dari seberapa banyak barang yang Anda miliki akan membuat Anda terus khawatir tentang menjaganya dan mempertahankannya. 

Jika Anda mau memenuhi misi yang Tuhan berikan kepada Anda, maka Anda harus berani menjadi berbeda dari orang lain. Tetaplah fokus pada hal yang paling penting: relas iAnda dengan Yesus Kristus.

Renungkan hal ini:
- Mana dari gangguan-gangguan tadi yang menghalangi Anda untuk memperoleh yang terbaik dari Tuhan atas hidup Anda?
- Cara-cara praktis apa yang perlu Anda ambil untuk membantu meminimalkan gangguan-gangguan itu dalam hidup Anda?
- Berdoalah agar Tuhan memberi Anda keberanian untuk menjadi berbeda dan berani melawan standar budaya.



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 93-95; Roma 16


Mana yang Anda pilih? Menyenangkan hati Tuhan atau menyenangkan hati sesama?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Suara Siapakah yang Anda Dengarkan?

Amsal 1: 7 "Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan."

Pernahkah Anda perhatikan bahwa di saat Anda menetapkan satu gol dalam hidup Anda, Anda mulai mendengarkan orang lain berkata, "Memangnya kau siapa?"atau "Itu mustahil" atau "Lupakan saja"?

Penangkal dari suara-suara keraguan ialah dengan mendengarkan suara Tuhan. Coba bayangkan segala kritikan yang ada dalam kehidupan Noah. "Itu si Nuh, katanya Tuhan berbicara kepadanya, tapi coba lihat, nyatanya dia malah menjatuhkan harga properti kita dengan membangun bahtera di halaman depan rumahnya."

Alkitab memberi tahu kita bahwa Nuh mendengarkan Tuhan. Apa yang dia dengar? Dia mendengar peringatan Tuhan bahwa dunia ini akan dibinasakan. Nuh percaya apa yang belum dia lihat. Itulah iman – percaya pada sesuatu yang tidak kita lihat. 

Nuh tidak lari dari visi yang Tuhan berikan kepadanya. Tapi sebaliknya, ia tetap membangun bahtera.

Renungkan hal ini:
- Dalam hal apa saja Anda membiarkan ketakutan atau kritik membuat Anda gagal mencapai tujuan Anda?
- Mimpi apakah yang hendak Anda kejar jika Anda tidak takut dengan kritikan?
- Bagaimana Anda bisa berlatih mendengarkan suara Tuhan?


Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 91-92; Roma 15:14-33


Tuhan akan memberi Anda satu tujuan untuk hidup Anda, dimana beberapa orang mungkin menganggap itu cukup gila. Namun, Anda harus tetap fokus pada apa yang Anda tahu dikatakan Allah melalui Firman-Nya, Alkitab. Dan kemudian, Anda harus mulai membangun bahtera Anda!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Untuk Bisa Mendengar Tuhan, Datang Mendekatlah Kepada-Nya

Amsal 2:6 "Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian."

Anda mungkin berkata, "Aku ingin percaya Tuhan, tetapi aku tidak bisa mendengar-Nya." 

Alkitab berkata, "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!" (Mazmur 46:10). Itu artinya Anda duduk tenang dan berdiam diri. Begitulah cara Anda mendengarkan Tuhan dan datang mendekat kepada-Nya. Anda harus mencari tempat yang sepi dan berdiam diri dengan Alkitab Anda. Katakan, "Tuhan, apa yang ingin Engkau sampaikan kepadaku?" Bacalah Firman Tuhan, dan katakanlah kepada-Nya apapun yang ada di hati Anda.

Tuhan berkata Dia akan memberi Anda hikmat yang Anda butuhkan untuk mengenali suara-Nya dan untuk melaksanakan apa yang Ia katakan: "Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian" (Amsal 2: 6).

Hari ini, ucapkanlah doa ini: "Tuhan, aku ingin mendengarkan suara-Mu, bukan suara keraguanku. Aku ingin dekat dengan-Mu dan mengenal-Mu lebih baik lagi. Aku ingin mendengarkan-Mu, dan aku berjanji untuk taat kepada-Mu. Aku ingin menjadi salah satu orang yang bisa Engkau pakai dan berkati." 

Renungkan hal ini: 

- Apa yang perlu Anda ubah tentang cara Anda menemui Tuhan, sehingga Anda bisa semakin tenang dan semakin mendekatkan diri kepada-Nya?
- Bagaimana biasanya Anda merespon arah pimpinan Tuhan atas hidup Anda?
- Bagaimana Anda dapat memperlihatkan bahwa Anda siap mematuhi apa yang Tuhan minta untuk Anda lakukan?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 89-90; Roma 15:1-13


Anda tidak bisa mendengar Tuhan ketika pikiran Anda dipenuhi dengan beribu gangguan. Untuk bisa mendengar suara Tuhan, Anda harus datang mendekat kepada-Nya. Anda harus datang seorang diri kepada Tuhan dan berdiam diri. 
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Berinvestasilah ke dalam Surga Lewat Uang Anda

3 Yohanes 1: 8 "Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran."

Tuhan ingin kita menggunakan sebagian uang kita untuk membawa Kabar Baik ke seluruh dunia. Kita berinvestasi dalam kekekalan surga setiap kali kita menggunakan uang untuk memimpin orang lain kepada Yesus.

Ketika Anda menabung untuk melakukan perjalanan misionaris, itu artinya Anda berinvestasi ke dalam Dana Global Tuhan. Ketika Anda membantu orang lain melakukan perjalanan misionaris, Anda sedang berinvestasi ke dalam Dana Global Tuhan. 

Ini termasuk menggunakan uang Anda untuk mendorong teman-teman untuk percaya kepada Yesus. Lukas 16: 9 mengatakan, "Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."

Bayangkan ketika Anda mati dan masuk surga, Anda akan berjumpa dengan teman-teman yang berkata, "Terima kasih telah berinvestasi untukku. Aku ada di surga karena kamu! Aku bukan temanmu seumur hidup; Aku temanmu untuk selamanya. Aku ada di surga sebab engkau begitu peduli padaku. Kau membelikanku Alkitab. Kau membelikanku tiket ke acara yang mengubah hidupku. Kau memberiku buku yang membuatku mengenal Yesus."

Yang lain juga akan berkata, "Kau telah menghabiskan uangmu untuk membantu menyebarkan Kabar Baik ke desaku, meskipun engkau belum pernah berjumpa dengan kami sebelumnya. Karena pemberianmu itulah, aku menjadi pengikut Kristus. Aku ada di surga berkat kamu!"

Membantu orang lain datang kepada Yesus adalah cara penggunaan uang yang terbaik. Bagaimana Anda akan berinvestasi ke dalam Dana Global Tuhan? Bersediakah Anda melakukan atau menyediakan dana sehingga orang lain dapat bergabung dalam perjalanan misionaris? Maukah Anda mengorbankan uang Anda sehingga teman-teman atau orang-orang yang kenal Anda akan mendengar tentang Yesus?

Renungkan hal ini: 
- Investasi apa yang telah Anda masukkan ke dalam Dana Global Tuhan, dan hasil apa yang sudah Anda lihat?
- Apa saja pengorbanan yang bisa Anda lakukan sehingga Anda dapat memberi lebih banyak untuk Dana Global Tuhan?
- Menurut Anda, bagaimanakah cara menggunakan uang yang tepat untuk membantu orang lain percaya kepada Yesus?


Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 87-88; Roma 14


Kejarlah hal yang kekal, yang tidak kelihatan, yang ada di Surga, bukan harta fana di bumi semata
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Read more

0 Apa Kabarnya Rasa Lapar Jiwa Anda?

1 Petrus 2: 2 "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,"

Apakah Anda lapar akan Tuhan?

Anda bisa memelihara rasa lapar jiwa Anda akan Tuhan sepanjang hidup Anda. Berikut lima cara untuk mempertahankan rasa lapar Anda akan Tuhan. 

1. Ingatkan diri Anda sendiri betapa Tuhan mengasihi Anda. Semakin Anda paham betapa Tuhan mengasihi Anda, semakin Anda mencintai-Nya. Alkitab berkata dalam Efesus 3: 18-19, "Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah."

2. Berhenti mengisi pikiran Anda dengan makanan sampah. Anda adalah makhluk spiritual dengan lubang berbentuk Tuhan di hati Anda yang hanya bisa diisi oleh Tuhan sendiri. Ketika Anda mencoba mengisinya dengan gaji, status, kesuksesan, hasrat, harta, kekuasaan, prestise, atau apa pun itu selain Tuhan, itu tidak akan memuaskan jiwa Anda. Amsal 15:14 mengatakan, "Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan."

3. Jadikan mengenal Tuhan sebagai tujuan nomor satu Anda. Kebahagiaan merupakan bonus dari mengenal Tuhan. Yesus berkata dalam Matius 6:33, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

4. Tinggal di dalam Firman Tuhan setiap hari. Alkitab adalah makanan bagi jiwa Anda. Makan sekali seminggu tidak akan membuat Anda sehat. Begitupun dengan jiwa, Anda perlu memberinya makan Firman Tuhan setiap hari. "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan," (1 Petrus 2: 2).

5. Rasa lapar dipengaruhi oleh orang-orang di sekeliling Anda. Jika Anda bergaul dengan orang-orang yang hanya peduli dengan politik, maka itu saja yang akan Anda pedulikan. Jika Anda bergaul dengan orang-orang yang hanya peduli dengan olahraga, maka hanya itu yang Anda pedulikan.

Bergabunglah dengan persekutuan kecil untuk memperoleh dukungan yang Anda butuhkan, sebab apa pun yang Anda bicarakan saat berkumpul dengan orang lain ialah apa yang paling Anda pedulikan. Amsal 2:20 mengatakan, "Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah jalan-jalan orang benar."

Renungkan hal ini: 
- Apa artinya lapar akan Tuhan?
- Bagaimana Anda dapat mengingatkan diri Anda sepanjang hari akan kasih Allah?
- Hal-hal apa yang paling sering Anda bicarakan dengan teman-teman Anda? Dengan pasangan Anda? Bagaimana percakapan Anda itu mengenyangkan rasa lapar jiwa Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 84-86; Roma 13


Semakin Anda mengenal Tuhan, semakin Anda mengerti akan rencanaNya atas hidup Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Investasi Finansial Terbaik yang bisa Anda Lakukan

Timotius 6: 18-19 "Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya."

Firman Tuhan memberitahu kita dalam Matius 6: 20-21 untuk mengumpulkan harta kita di surga.

Bagaimana cara melakukannya? Di dalam salah satu pernyataan-Nya yang paling sering disalah mengerti oleh kebanyakan orang, Yesus berkata, "Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi" (Lukas 16: 9).

Yesus bukan meyuruh Anda untuk "membeli" teman dengan uang Anda. Maksud-Nya ialah Anda harus menggunakan uang yang Tuhan berikan kepada Anda untuk membawa orang lain kepada Kristus. Mereka kemudian akan menjadi teman Anda untuk selamanya, teman-teman yang akan menyambut Anda di Surga! Itu akan menjadi investasi terbaik yang pernah Anda buat!

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan "Manusia mati tidak membawa harta," namun Alkitab mengatakan bahwa Anda dapat mengirimkannya terlebih dahulu dengan berinvestasi ke dalam orang-orang sehingga orientasi hidup mereka adalah surga.

"Dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya" (1 Timotius 6:19).

Cara apa yang bisa Anda lakukan agar dapat menginvestasikan uang Anda kepada orang lain? Cara apa yang bisa Anda lakukan untuk menginvestasikan uang Anda untuk membawa orang lain kepada Yesus? Doakan hal ini, dan lihat siapa atau apa yang Tuhan mau Anda lakukan. Sekecil apa pun itu, berinvestasilah ke dalam satu orang di minggu ini. 

Tindakan Anda akan meneguhkan iman Anda.

Renungkan hal ini:
- Di bidang apa Anda bisa menghabiskan sebagian besar uang Anda?
- Bagaimana kabarnya investasi Anda di bidang tersebut, apakah itu sudah memberi dampak nyata bagi kekekalan surga? 
- Apa tujuan Anda ketika Anda memberikan uang Anda untuk berinvestasi pada orang lain?


Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 81-83; Roma 12


Tidak semua dapat dinilai dengan uang, namun berkat yang diberikan Tuhan yang disalurkan dengan tepat melalui tangan Anda sungguh dapat mengubah hidup orang lain.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Bermurah Hatilah Sebagaimana Tuhan Bermurah Hati Kepada Anda

Pengkhotbah 11: 1-2 "Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu. Berikanlah bahagian kepada tujuh, bahkan kepada delapan orang, karena engkau tidak tahu malapetaka apa yang akan terjadi di atas bumi."

Tuhan ingin Anda menggunakan sebagian uang Anda untuk membantu orang yang membutuhkan. Tuhan tidak menempatkan kita di bumi ini untuk hidup buat diri kita sendiri. Dia memberkati kita agar kita dapat memberkati orang lain.

Ini semua merupakan bagian dari cara Tuhan membuat kita menjadi serupa seperti diri-Nya. Tuhan itu murah hati. Semua yang kita miliki dalam hidup ini adalah karena kemurahan hati Tuhan. Jika bukan karena kemurahan hati-Nya, kita tidak akan punya apapun, bahkan kehidupan. Dan Tuhan ingin kita bermurah hati seperti Dia.

Bayangkan jika ayah Anda adalah seorang miliarder dan ia ingin memberi kekayaannya kepada Anda. Tapi dia tahu bahwa Anda perlu diuji terlebih dahulu untuk melihat apakah Anda bisa mengelolanya atau tidak.

Kemudian dia memberi Anda sejumlah besar uang dan berkata, "Ayah ingin kau belajar hidup dengan hemat supaya kau bisa menggunakan sisanya untuk membantu orang lain. Ayah akan mengawasi bagaimana kau mengelola dan mendistribusikan kekayaanku. Jika kau melakukannya dengan baik, Ayah akan memberikan semuanya untukmu."

Bagaimana Anda akan menggunakan uang itu?

Tuhan ingin kita bermurah hati dengan orang miskin. Di sepanjang Alkitab, Allah memberi tahu kita bahwa Dia memperhatikan bagaimana kita membantu orang miskin, dan Dia juga memberikan janji-janji yang luar biasa, apabila kita melaksanakannya. Sebagai contoh:

"Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki" (Amsal 28:27).

"Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu" (Amsal 19:17).

Semakin Anda membantu orang lain, semakin banyak Tuhan memberkati Anda. Dia memberi Anda kelimpahan agar Anda bisa memberikannya kepada orang lain.

Renungkan hal ini:
- Luangkan waktu untuk menghitung berkat Anda. Bagaimana Tuhan telah memberkati Anda dalam keluarga, persahabatan, karier, dan kehidupan rohani Anda?
- Jika Anda berdiri di hadapan Tuhan hari ini dan harus memberikan penjelasan tentang bagaimana Anda menggunakan berkat dari-Nya, apakah Anda akan merasa malu, atau bangga dengan laporan Anda? Mengapa?
- Bagaimana cara Anda menggunakan kekayaan Anda untuk memberkati seseorang yang membutuhkan hari ini? 



Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 5-7; II Korintus 3


Sebab Tuhan ingin Anda menjadi seperti Dia, dan Tuhan senang memberi!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Pertempuran untuk Mencapai Kekudusan dimulai dari Pikiran Anda

Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Setiap godaan dimulai dari dalam pikiran kita. Amsal 4:23 mengatakan, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. " Kemenangan atau kekalahan dalam peperangan untuk meraih kekudusan seksual ada di dalam pikiran Anda. 

Setiap kali Anda melihat seseorang merusak hidup mereka, bisa dipastikan masalah mereka tidak dimulai dengan perbuatan mereka, karena perbuatan mereka dimulai dengan pikiran mereka. Mereka rela berlama-lama memikirkan hal-hal bodoh sebelum membuat keputusan bodoh. 

Alkitab mengatakan ini dengan sangat jelas – sains juga membenarkan hal ini: Cara Anda berpikir menentukan apa yang Anda rasakan. Perasaan mendorong perbuatan Anda. Untuk bisa mengubah hidup Anda, Anda bukan hanya sekedar mengubah kebiasaan buruk, melainkan tindakan Anda. 

Tapi sebaliknya, Anda harus berhadapan dengan penyebabnya – pikiran yang menimbulkan perasaan dan yang menimbulkan perbuatan. Tuhan mengatakan bahwa pikiran Anda mengendalikan hidup Anda. 

Itu menjelaskan mengapa ada perselingkuhan. 

Pertama, Anda mulai dengan menerima pikiran-pikiran berdosa di dalam pikiran Anda. "Seperti apa rasanya berhubungan seks dengan orang itu? Apa itu salah?" Anda mulai memiliki keraguan, dan Anda mulai berfantasi di dalam pikiran Anda. Anda mulai berpikir itu tidak ada salahnya. 

Tetapi itu salah. Pikiran Anda menghasilkan perasaan. Dan perasaan sudah pasti mengarahkan Anda pada sebuah tindakan. 

Kemudian, Anda mengarah kepada keterlibatan emosional, non-fisik. Saat itulah Anda mulai main mata. Anda mulai membuat bahasa tubuh dan komentar, secara halus atau dengan jelas Anda berkata, "Saya tertarik padamu. " Selanjutnya ada kontak fisik. Dan akhirnya, Anda berusaha membenarkan tindakan Anda: "Semua orang melakukannya. Itu bukan masalah besar. Kami berdua toh bukan anak kecil. "

Alkitab memberi tahu kita dalam 2 Timotius 2:22 bagaimana caranya mengatur pikiran kita untuk mencegah agar tidak salah jalan: "Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni."

Alkitab memberi tahu kita untuk berpaling dari pikiran yang penuh nafsu, dan sebaliknya beralih ke sesuatu yang positif. Dua proses langkah itulah caranya Anda menolak godaan sebelum godaan itu menyerang. Pikirkan baik-baik sebelum Anda salah langkah. Hentikan siklus itu dengan membalikkan pikiran yang penuh dosa, dan berpaling kepada keadilan, kesetiaan, kasih dan damai. 


Anda tidak boleh menjadi orang yang tunduk pada dosa seksual. Anda punya pilihan. 

Renungkan hal ini:
- Bagaimana selama ini Anda memandang pikiran-pikiran yang berdosa – baik itu yang sifatnya seksual atau non-seksual - yang mengarah pada tindakan dosa dalam hidup Anda?
- Apakah Anda memiliki seseorang dalam hidup Anda yang dapat Anda ajak bicara ketika Anda bergumul dengan pikiran yang penuh nafsu? Jika demikian, akuilah pikiran itu kepada Tuhan dan orang tersebut. 
- Tindakan-tindakan positif apa yang dapat Anda gunakan untuk menggantikan pikiran-pikiran Anda yang penuh dosa tersebut?


Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 74-76; Roma 9:16-33


Perbuatan dosa dimulai ketika Anda menerima pikiran-pikiran berdosa di dalam pikiran Anda.
Read more

0 Bebas dari Hutang

Roma 13: 8 "Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat."

Saya berharap Anda segera mengambil keputusan untuk bisa bebas dari hutang. Itu bisa terjadi apabila Anda disiplin. Izinkan saya beritahu Anda, jika Anda tidak pernah bebas dari hutang, maka Anda tidak akan tahu rasanya mengalami kebebasan saat Anda tidak lagi berhutang apa pun kepada siapa pun. 

Ini alasannya: Seandainya Tuhan menyuruh Anda untuk melakukan sesuatu sekarang dan kemudian Anda tidak dapat melaksanakannya, penyebabnya mungkin karena Anda tengah dibelenggu oleh tekanan finansial. 

Alkitab mengatakan bahwa kita tidak boleh menunda-nunda membayar hutang, kita tidak boleh membiarkan hutang kita menumpuk. Apa maksudnya? Jika Anda hanya membayar tagihan kartu kredit Anda dengan pembayaran minimun, itu artinya Anda memupuk hutang Anda. Alkitab mengajarkan untuk tidak melakukan itu. Tuhan tidak akan memberkatinya. 

Anda perlu mengambil keputusan untuk membayar penuh. Mungkin Anda berpikir itu sulit. Tapi tahukah Anda? Iya, ini memang sulit! Itulah sebabnya kebanyakan orang berhutang. Kalau itu mudah, semua orang akan jadi orang kaya. Tapi kenyataannya, kebanyakan orang tidak memiliki karakter dan disiplin untuk melakukan apa yang diperintahkan Tuhan untuk kita laksanakan. Pertama, berikan 10 persen kepada Tuhan; kedua, tabung 10 persen lainnya; lalu rencanakan untuk melakukan pembayaran penuh. 

Anda mungkin berkata, "Tunggu dulu. Jadi Anda menyuruh saya untuk menabung sebelum saya melunasi hutang saya?" Ya, betul sekali! – sebab apabila Anda menunggu sampai semua hutang Anda lunas sebelum Anda mulai menabung atau memberi persepuluhan, maka Anda tidak akan pernah melakukannya. 

Anda mungkin berpikir Anda tidak akan mampu melakukannya, tetapi pada kenyataannya sebaliknya, Anda tidak akan mampu melakukannya jika tidak dengan cara Tuhan. 

Renungkan hal ini:
- Bagaimana hutang menahan Anda untuk melaksanakan misi yang diberikan Tuhan saat ini?
- Apakah Anda tengah bergumul dalam hal menabung dan memberi persepuluhan? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bagaimana selama ini Anda menumpuk "hutang kasih yang menggunung" itu terhadap orang-orang dalam hidup Anda?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 70-71; Roma 8:22-39


Tuhan telah membebaskan Anda dari hutang dosa. Ikutilah cara Tuhan untuk menang dari cara hidup Anda yang lama. 
Read more

0 Tanamkan Hari Ini, Kemudian Bersabarlah Menanti Masa Panen

Galatia 6: 9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."

Waktu untuk mulai menanam ialah sekarang.
Saya sering berbicara dengan orang-orang yang berkata, "Suatu hari nanti, saya akan ..." Suatu hari nanti, mereka akan lebih melayani.Atau ketika mereka pensiun.Atau ketika mereka naik gaji, mereka akan memberi persembahan lebih dibanding hari ini.

"Suatu hari nanti" bukanlah hari ini.Jangan menunggu hal-hal berubah menjadi lebih baik, melainkan mulailah menanam saat ini juga. Mengapa? Karena semakin awal Anda menanam, semakin lama Anda akan menikmati panen dalam hidup Anda.

Tetapi panen tidak selalu datang di waktu Anda. Selalu ada penundaan antara masa menabur dengan menuai. Anda menanam di satu musim, dan Anda panen di musim lain.

Anda harus bersabar dan jangan menyerah!
Inilah salah satu prinsip yang dijalankan Kerajaan Allah. Dalam Markus 4: 26-28, Yesus berkata, "Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu."

Hasilnya akan datang, tetapi itu akan datang dengan perlahan dan itu bagian dari proses. Dan karena itu membutuhkan waktu, maka "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah" (Galatia 6: 9).

Pilihlah untuk melupakan kegagalan panen tahun lalu. Sebaliknya, mulailah fokus pada panen jangka panjang dalam hidup Anda. Anda tidak bisa sampai pada pencapaian keuangan dalam waktu semalam. Butuh waktu untuk memperbaikinya. Ada waktu tunda antara menabur dan menuai.

Alkitab mengatakan dalam Mazmur 126: 5-6, "Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya."

Apa yang sedang Anda ratapi saat ini? Mungkin Anda kehilangan pekerjaan Anda. Mungkin kesehatan Anda memburuk. Mungkin Anda kehilangan orang terkasih. Mungkin Anda kehilangan semua uang tabungan Anda. Mungkin Anda kehilangan setengah dari uang pensiun Anda. Mungkin Anda kehilangan impian Anda.
Bersedih adalah hal yang wajar, tetapi jangan bersungut-sungut. Sebaliknya, tanamlah benih, sebab apa pun yang Anda pikir lebih Anda butuhkan, Anda harus memberikannya.

Hari ini adalah hari untuk menanam.
Renungkan hal ini: 
- Jika Anda bisa memberikan nasihat keuangan kepada diri Anda yang lebih muda, apa yang akan Anda katakan? Apa yang dapat Anda pelajari dari kesalahan keuangan Anda di masa lalu yang bisa Anda terapkan di situasi Anda sekarang?
- Apa yang akan Anda mulai lakukan hari ini untuk bergerak maju dalam hal finansial jika Anda mampu melepaskan kesalahan dan kegagalan finansial di masa lalu Anda?
- Apa yang ingin Anda miliki lebih banyak dalam hidup Anda? Bagaimana Anda bisa menanam benih itu dan mempersembahkan diri Anda hari ini, sehingga suatu hari nanti Anda dapat menuai panen Anda sendiri?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 68-69; Roma 8:1-21


Tuhan yang paling bertanggung jawab atas hidup Anda.
Bukan diri Anda, bukan orang tua Anda, bukan suami Anda, bukan orang lain, tapi Tuhan.Berharap pada Tuhan tidak akan pernah mengecewakan.

Read more

0 Anda Diciptakan untuk Menjadi Produktif

Ulangan 8:18 "Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini."

Setiap perekonomian, termasuk di sini di Amerika, terdiri dari pembuat kekayaan dan pencari kekayaan. Ada produsen kekayaan dan pengguna kekayaan, penyumbang kekayaan dan konsumen kaya. Perekonomian menjadi terbalik ketika ada lebih banyak konsumen dibanding penyumbang. Itulah yang sedang terjadi sekarang ini di Amerika.

Namun Tuhan merancang kita untuk menciptakan kekayaan, untuk menghasilkan kekayaan; Dia mendesain kita untuk menjadi orang yang produktif. Tuhan ingin Anda menjadi produktif, dan rancangan-Nya untuk hidup Anda yaitu termasuk juga penciptaan kekayaan - bukan redistribusi kekayaan.

Izinkan saya jelaskan perbedaan antara kapitalisme, komunisme, dan Kekristenan.

Kapitalisme berkata, "Milik saya adalah milik saya, dan saya akan menyimpannya." Komunisme berkata, "Milik Anda adalah milik saya, dan saya punya hak untuk mengambilnya." Itu disebut redistribusi kekayaan.

Tetapi Kekristenan berkata, "Milik saya adalah sepenuhnya milik Tuhan, dan saya bersedia membagikannya."

Tuhan ingin kita memberikan keuntungan, pelayanan, dan perlindungan kita kepada orang lain. Dia ingin kita menciptakan kesempatan untuk membantu orang.

Ketika seseorang membebankan pajak kepada Anda untuk membantu orang miskin, Anda tidak mendapatkan pujian untuk itu. Tapi ketika Anda secara sukarela, bermurah hati membantu orang lain, itu membangun karakter Anda. Itu membantu Anda tumbuh. Menjadi lebih produktif dan murah hati membantu Anda untuk menjadi lebih seperti Kristus.

Renungkan hal ini: 
- Bagaimana pekerjaan Anda menciptakan peluang untuk membantu orang lain?
- Apakah lebih mudah bagi Anda untuk bermurah hati dengan waktu Anda atau dengan uang Anda? Kenapa Anda berpikir begitu?
- Sasaran keuangan apa yang keluarga Anda tetapkan? Apa yang sedang Anda kejar?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 66-67; Roma 7


Apa yang Anda perhitungkan di bumi, akan diperhitungkan Tuhan juga di sorga. Jika hati Anda digerakkan Tuhan untuk memberi, jangan keraskan hati. Tuhan Anda dan saya adalah Tuhan yang kaya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Janji, Tujuan, Tempat dan Hari untuk Perpuluham

Ulangan 14:23 "Di hadapan TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan TUHAN, Allahmu."

Apa pun yang Anda ingin Tuhan berkati, Anda harus menempatkan Dia terlebih dahulu. Jadi, jika Anda ingin Tuhan memberkati Anda, maka Anda harus menempatkan Dia terlebih dahulu dalam keuangan Anda. Ini adalah prinsip persepuluhan: Anda memberikan kembali 10 % pertama dari penghasilan Anda kepada Allah.

Berikut ini empat ayat yang menjelaskan janji, tujuan, tempat, dan hari dalam memberikan persepuluhan.

Pertama, Amsal 3: 9-10 memberikan janji tentang perpuluhan: "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya." Allah berfirman bahwa apabila Anda memuliakan-Nya dengan bagian pertama dari penghasilan Anda, maka Dia akan memberkati Anda secara finansial.

Kay dan saya memutuskan lebih dari 40 tahun yang lalu bahwa apabila kami hendak berhutang kepada orang lain, maka kami tidak akan berhutang kepada Tuhan. Kami memberi kepada Tuhan terlebih dulu, Dia prioritas kami. Jika saya menghasilkan 10 dolar, maka 1 dolar pertama kembali kepada-Nya. Jika saya menghasilkan 100 dolar, 10 dolar pertama kembali pada-Nya. Itu semua berasal dari Tuhan, dan saya ingin berkat-Nya dari sisa penghasilan saya tersebut.

Mengapa Allah menyuruh kita memberi persepuluhan? Ulangan 14:23 mengatakan, "Di hadapan TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan TUHAN, Allahmu." Allah tidak butuh uang Anda, tetapi Ia menginginkan apa yang diwakili dari persepuluhan itu: hati Anda. Dia ingin Anda percaya kepada-Nya.

Di mana Anda harus memberi persepuluhan? Apakah Anda harus memberikan persepuluhan ke United Way? Ataukah memberikan persepuluhan kepada saudara Anda yang sudah tidak bekerja selama tiga tahun? Tidak. Itu namanya amal. Persepuluhan adalah tindakan penyembahan. Itu untuk Tuhan.

Maleakhi 3:10 mengatakan, "Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan."

Kapan seharusnya Anda memberi persepuluhan? Lakukanlah pada hari Anda menyembah. Alkitab mengatakan dalam 1 Korintus 16: 2, "Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing--sesuai dengan apa yang kamu peroleh--menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang."

Ketika Anda memberi kepada Allah di hari pertama minggu itu, bagian pertama dari hari Anda, dan bagian pertama dari uang Anda, Anda menyatakan kepada-Nya, "Engkaulah yang nomor satu dalam hidupku."

Perhatikan bahwa ayat tersebut mengatakan "menyisihkan." Anda harus merencanakannya! Persepuluhan seharusnya bukan hal yang impulsif atau semau Anda. Anda harus merencanakannya sehingga Anda menghormati rencana dan tujuan Allah akan perpuluhan. Kemudian, lihatlah bagaimana Tuhan memberkati dan menggunakan Anda serta menggenapi janji-Nya dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini:
- Secara singkat, apa artinya buat Anda memberi bagian pertama dari penghasilan Anda kepada Tuhan?
- Menurut Anda mengapa Allah ingin Anda memberi persepuluhan kepada gereja, dan bukan untuk alasan lain?
- Bagaimana Anda perlu merencanakan hari ini agar Anda dapat setia dalam persepuluhan?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 63-65; Roma 6

Perselupuhan adalah mengembalikan apa yang memang sudah jadi milikNya Tuhan, itu bukanlah suatu kewajiban, melainkan hak Tuhan yang kita kembalikan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Read more

0 Berkat Membutuhkan Perencanaan yang Teliti

Amsal 21: 5 "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan."

Jika Anda ingin menjadi kuat secara finansial, maka Anda harus mulai menuliskan apa yang Anda belanjakan sampai Anda tahu kemana perginya semua uang Anda. Inilah prinsip akuntansi. Anda harus mengetahui jejak keuangan Anda!

Amsal 21: 5 mengatakan, "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan." Jika Anda tidak memiliki cukup uang, berarti Anda tidak merencanakannya dengan teliti. Anda tak bisa menyalahkan siapa pun selain diri Anda sendiri.

Anda mungkin berkata, "Tetapi saya punya kebutuhan yang mendesak!" Setiap orang memilikinya. Orang-orang yang dipecat atau yang memiliki pengeluaran tak terduga. Bedanya antara orang yang berhasil melalui itu semua dengan mereka yang gagal yaitu bagaimana mereka telah lebih dahulu merencanakan untuk menghadapi keadaan darurat tersebut. Jika Anda tidak merencanakannya, tentu saja Anda akan hancur oleh keadaan. 

Pernahkah Anda tiba di akhir bulan dan bertanya-tanya, "Ke mana lenyapnya semua uang saya?" Ketidaktahuan akan kondisi keuangan Anda ditambah mudahnya Anda belanja dengan kartu kredit adalah sama saja dengan bencana. Anda pasti pernah mendengar ungkapan "Uang yang berbicara." Itu salah. Uang diam-diam meninggalkan Anda, dan ia tidak memberi tahu Anda ke mana perginya. Maka itu, Anda harus mencatatnya dengan baik, sehingga Anda tahu ke mana perginya uang Anda. 

Berikut ini empat hal yang harus Anda catat: harta Anda, hutang Anda, penghasilan Anda, dan pengeluaran Anda. Ada beberapa cara untuk mengatur keuangan, dan Anda bisa mencari tahu mana yang terbaik untuk Anda. Anda bisa belajar secara online, mendatangi bank Anda, mendatangi kantor akuntan Anda, memeriksa buku tabungan Anda, mempelajari buku-buku keuangan - apa pun itu yang dibutuhkan untuk melacak dan memahami keuangan Anda sehingga itu membantu untuk Anda untuk mengaturnya.

Amsal 23: 5 mengatakan, "Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali." Itu gambaran tentang uang yang cukup deskriptif. Bila Anda tak tahu kemana perginya uang Anda, maka ia akan terbang bagaikan rajawali. 

Renungkan hal ini:
- Jika Anda sudah menikah, apakah Anda dan pasangan Anda berada pada pemikiran yang sama soal keuangan dan seberapa banyak Anda berdua paham akan hal itu? Mengapa penting untuk mengatur keuangan bersama-sama?
- Langkah-langkah apa yang perlu Anda ambil hari ini untuk bisa melacak dan mengalokasikan uang Anda dengan lebih baik? Bagaimana Anda ingin Tuhan memberkati Anda secara finansial? Bagaimana Anda akan lebih setia kepada-Nya?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 60-62; Roma 5


Anda dipercaya Tuhan menjadi saluran berkatNya. Apakah Anda telah menyalurkan kepercayaan Tuhan dengan baik?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Bagaimana Agar Anda Dapat Menyimpan Harta di Surga?

Matius 6:21 "Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada."

Anda akan selamanya menikmati apa yang Anda investasikan untuk surga. Anda berinvestasi untuk surga setiap kali Anda menggunakan uang untuk kekekalan surga.

Kemarin kita berbicara tentang berinvestasi untuk surga dengan menggunakan uang Anda untuk menumbuhkan karakter Anda, mendorong persekutuan di dalam tubuh Kristus, dan melayani orang lain yang membutuhkan. Ada dua dana lagi yang harus Anda investasikan sehingga Anda dapat menghasilkan harta yang abadi di surga.

4. Dana investasi Tuhan yang ke-4 adalah Dana Global.

Ini adalah ketika Anda menggunakan uang Anda untuk membagikan Kabar Sukacita dan membawa jiwa-jiwa kepada Yesus. Lukas 16: 9 mengatakan, "Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."

Banyak orang tidak mengerti arti ayat ini. Apakah itu mengatakan bahwa Anda bisa membeli teman? Tentu tidak. Arti ayat ini yaitu bahwa Tuhan mau Anda berinvestasi ke dalam hal-hal yang membantu orang lain masuk surga, sehingga ketika Anda tiba di surga, mereka akan menyambut Anda di sana.

Ini merupakan investasi terbesar dalam hidup Anda. Adakah seseorang yang akan sampai di surga karena Anda?

5. Dana investasi terakhir adalah Dana Kas Tuhan.

Ketika Anda memberikan uang kepada Tuhan sebagai ibadah Anda, maka uang itu disebut sebagai Dana Kas. 

Tuhan membuat sebuah janji dalam Amsal 3: 9-10: "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya." Persepuluhan adalah ketika Anda memberikan 10 persen pertama dari penghasilan Anda kepada Allah. Apa pun yang diberikan selain perpuluhan disebut persembahan.

Anda tidak dapat memberi Tuhan segalanya sebab Ia sudah punya segalanya. Tapi coba ingat uang saku yang Anda terima waktu Anda kecil. Ketika Anda membeli hadiah ulang tahun untuk ibu Anda, sebenarnya Anda menggunakan uangnya. Apakah itu berarti ia kurang menyukai hadiah tersebut? Tidak! Sebab ia lebih peduli tentang ide dan cinta di balik hadiah tersebut. Tuhan juga merasakan hal yang sama tentang persembahan Anda.

Alkitab mengatakan bahwa dimanapun harta kita berada, di situlah hati kita berada. Jika apa yang paling penting buat Anda ialah hal-hal yang ada di bumi ini, maka setiap harinya Anda tengah bergerak kian jauh dari harta Anda. Karena setiap hari Anda berada di Bumi, artinya hari-hari Anda di Bumi kian berkurang. Anda bergerak semakin jauh dan jauh dari hal-hal yang akan Anda tinggalkan di sini. 

Namun apabila Anda berinvestasi untuk dana Allah dan menggunakan uang Anda untuk melayani dan menggenapi rancangan-Nya, maka Anda sedang menyimpan harta di surga setiap harinya. Anda kian dekat dengan harta Anda, bukan semakin menjauhinya. 

Misionaris Jim Elliot pernah berkata, "Tidaklah bodoh memberikan apa yang tidak bisa dipertahankan untuk mendapatkan apa yang tidak akan bisa terhilang darinya."

Berdoalah dengan lantang atau di dalam hati Anda hari ini: "Ya Tuhan, ampuni aku untuk semua uang yang sudah kuhabiskan untuk hal-hal yang sementara. Aku ingin mulai berinvestasi untuk surga. Aku ingin berinvestasi untuk dana kudus ini. Aku ingin menggunakan uangku sebagaimana yang Engkau mau. Hari ini aku berkomitmen untuk menggunakan uangku untuk menumbuhkan karakterku dan tumbuh dalam kekuatan rohani, hikmat, dan pengetahuan dan menjadi sesuai kehendak-Mu. Tolong aku untuk menggunakan apa yang telah Engkau karuniakan kepadaku untuk memperkuat hubunganku dengan orang lain serta menunjukkan kasih kepada saudara-saudariku di dalam Kristus. Aku ingin berinvestasi untuk kekekalan surga dengan menggunakan uangku untuk melayani orang lain. Aku ingin belajar bermurah hati. Aku ingin menjadi berkat bagi orang lain. Dan aku ingin menggunakan uangku untuk membawa jiwa-jiwa kepada-Mu. Aku ingin orang lain berada di surga karena apa yang telah kuberi. Aku ingin menyebarkan Injil melalui tindakan pelayananku. Dan Bapa, aku ingin menggunakan hartaku dengan berinvestasi di dalam kekekalan surga melalui persepuluhan dan persembahanku untuk-Mu. Aku ingin memuliakan-Mu dengan mempersembahkan bagian pertama dari semua penghasilanku. Aku ingin menyerahkan setiap nafsuku atas uang sehingga Engkau, Tuhan Allahkulah yang menjadi hartaku. Bantu aku untuk ingat bahwa tidaklah bodoh jika aku menyerahkan apa yang tidak dapat kusimpan untuk mendapatkan apa yang tidak dapat terhilang dariku. Aku berdoa di dalam nama Yesus. Amin."



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 57-59; Roma 4


Dimanapun harta kita berada, di situlah hati kita berada. Apakah hati Anda ada di sorga atau di dunia?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Dana Investasi Allah Menghasilkan Keuntungan Selamanya

1 Timotius 6: 18-19 "Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya."

Alkitab berkata dalam 1 Timotius 6: 18-19, "Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya."

Anda akan selamanya menikmati apa yang Anda investasikan untuk surga. Setiap kali Anda menggunakan uang untuk kebaikan, artinya Anda sedang berinvestasi untuk surga. 

Lalu, bagaimana caranya? Setiap penasihat keuangan akan menyarankan Anda untuk tidak menginvestasikan seluruh uang Anda hanya untuk satu hal. Anda perlu memasukkan uang Anda ke dalam dana-dana yang berbeda untuk menghasilkan neraca keuangan yang seimbang. 

Tahukah Anda bahwa Allah telah memberikan "dana-dana" lain yang bisa Anda investasikan selama-lamanya? Dana-dana itu terjamin, punya rekam jejak, terlindungi, bebas risiko, dan menghasilkan laba yang sangat besar.

1. Dana Pertumbuhan Tuhan. Ini merupakan dana setiap kali ketika Anda berinvestasi untuk sesuatu yang akan membangun karakter Anda. Amsal 10:16 mengatakan, "Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa."
Lalu bagaimana caranya meningkatkan taraf kehidupan dengan uang Anda? Anda menggunakannya untuk pertumbuhan spiritual, intelektual, dan emosional Anda. Ketika Anda menggunakan uang Anda untuk mengembangkan kemampuan Anda dan untuk menjadi dewasa dalam rohani, artinya Anda sedang berinvestasi untuk surga. 

2. Reksa Dana Tuhan. Ini merupakan dana setiap kali Anda menggunakan uang Anda untuk menggiatkan persekutuan dan membangun hubungan dengan orang percaya lainnya. Roma 12:13 mengatakan, "Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!"
Mengapa Tuhan ingin Anda menggunakan sebagian uang Anda untuk menunjukkan kasih kepada orang percaya lainnya? Ada tiga alasan. Pertama, itu membuktikan bahwa Anda tinggal dalam keluarga Allah. Kedua, Ia menciptakan sebuah persatuan. Dan ketiga, itu ialah kesaksian bagi orang yang tidak percaya.

3. Dana pelayanan Tuhan. Ini adalah ketika Anda berinvestasi untuk surga dengan menggunakan uang Anda untuk melayani orang lain. Tuhan ingin Anda memakai sebagian uang Anda dan menggunakannya untuk membantu orang yang membutuhkan.
Amsal 11:24 mengatakan, "Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!" Dengan kata lain, semakin sering Anda membantu orang lain, semakin banyak Tuhan akan memberkati Anda. Mengapa? Sebab Tuhan adalah seorang pemberi. Dia murah hati, dan Dia ingin Anda menjadi seperti Dia. Anda bisa melakukannya dengan berinvestasi untuk karakter Anda, untuk orang percaya lainnya, dan untuk orang yang membutuhkan.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda menghabiskan uang Anda untuk hal-hal yang bertentangan dengan pembangunan karakter Anda? Kemampuan apa yang ingin Anda kembangkan yang menurut Anda akan memuliakan Tuhan?
- Apa alasan Anda bermurah hati? Mengapa Anda ingin orang lain menganggap Anda sebagai orang yang murah hati?
- Mengapa penting untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa Anda adalah bagian dari keluarga Allah dari cara Anda membantu sesama orang percaya?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 54-56; Roma 3


Memberi, melatih Anda untuk semakin melepaskan ikatan dengan dunia ini
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Anda Akan Menikmati Panen Anda di Saat Yang Tepat

Galatia 6:9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."

Antara dulu dan sekarang - atau sekarang dan apa yang akan terjadi selanjutnya – akan selalu ada masa penundaan. Fakta ini menjengkelkan kebanyakan orang: misalnya, menaruh deposito atau menanam investasi atau rencana apa pun itu yang tidak membuahkan hasil instan. 

Buah matang dengan perlahan. Apakah Anda lebih suka makan tomat yang sudah matang atau yang dipetik waktu masih hijau dan kemudian disimpan untuk mematangkannya menjadi merah? Tomat yang sudah matang, yang dibiarkan tumbuh perlahan, dengan tomat yang dipetik sebelum waktunya jauh berbeda. Jika Anda memetiknya terlalu cepat, Anda akan kehilangan rasanya. 

Dalam hal pengelolaan uang, Anda akan selalu menuai di musim yang berbeda dari musim Anda menabur. Dan omong-omong, tidak semua buah matang pada waktu bersamaan. Saat Anda menanam buah persik, itu semua tidak akan matang sekaligus. Mereka matang sedikit demi sedikit; molor beberapa hari. Ketika Anda mulai menanam dan mengikuti prinsip-prinsip pengelolaan uang menurut Tuhan, maka Anda tidak akan mendapatkan rejeki nomplok yang tak terduga besok. Itu akan datang seiring waktu. Anda harus menunggu untuk menuai di musim yang berbeda.

Namun selama masa penantian Anda, Tuhan sedang bekerja. Ketika Anda menunggu buah dari upaya atau uang atau energi yang sudah Anda taruh ke dalam suatu hal, Anda mungkin berpikir itu tak membuahkan hasil. Tapi Anda salah. Saat benih itu tertanam di dalam tanah, perlahan-lahan itu akan bertunas. Dan ketika benih itu mulai tumbuh, dengan berkat Tuhan di atasnya, benih itu akan terus tumbuh dan berkembang. Dan suatu hari, sebuah tunas kecil akan muncul dari tanah, dan kemudian Anda akan melihat bahwa usaha Anda berbuah hasil.

Di saat penundaan itulah Anda perlu percaya bahwa Tuhan sedang bekerja - bahkan ketika Anda tidak dapat melihat buah dari kerja Anda.

Tanaman membutuhkan waktu untuk tumbuh. Tidak ada yang namanya kedewasaan instan. Tidak ada petani yang menanam benih di tanah, lalu datang kembali satu jam kemudian, menyiraminya, dan mengharapkan sebuah pohon tumbuh. Anda harus membiarkannya begitu saja. Biarkan itu tertutup, dan biarkan Tuhan menumbuhkannya pada waktu-Nya. 

Galatia 6: 9 mengatakan, "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."

Renungkan hal ini: 
- Apa yang selama ini Anda tunggu-tunggu supaya Tuhan mendatangkan buah dalam kehidupan Anda?
- Bagaimana Anda telah tumbuh secara rohani sebagai hasil dari menunggu datangnya masa panen? Apa yang telah Tuhan ajarkan kepada Anda karena telah sabar menunggu waktu-Nya?
- Menurut Anda mengapa Tuhan membuat kita menunggu untuk menuai apa yang kita tabur?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 51-53; Roma 2


Masa penantian menguji iman dan pengharapan Anda pada Tuhan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Menaburlah Dengan Murah Hati Untuk Menuai Kelimpahan

2 Korintus 9: 6-7 "Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita."

Jika seorang petani membawa truk yang mengangkut biji kacang panjang dan dia menanamnya di ladang yang tandus, buah apa yang dia harapkan akan tumbuh? Semangka? Mentimun? Tidak. Dia akan mendapatkan kacang panjang. Dia tidak meragukannya. Dia tidak akan mempertanyakannya. Sebab apa pun yang Anda tanam, itulah yang akan Anda dapatkan kembali.

Ini adalah hukum reproduksi, dan itu berlaku untuk setiap bidang kehidupan Anda - terutama dalam hal keuangan Anda.

Alkitab mengatakan dalam 2 Korintus 9: 6-7, "Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita."

Dalam hidup, ini bisa berbuah positif, atau sebaliknya negatif. Apabila Anda menanam benih kebaikan, coba tebak? Orang-orang akan baik terhadap Anda. Bila Anda memaafkan orang lain, mereka juga akan memaafkan Anda. Jika Anda murah hati, orang-orang juga akan bermurah hati kepada Anda.

Tetapi bila Anda marah-marah setiap saat, orang-orang akan meresponnya dengan amarah. Jika Anda menipu orang lain, orang akan menipu Anda. Jika Anda bergosip tentang orang lain, coba tebak? Orang-orang akan bergosip tentang Anda. 

Hukum reproduksi mengatakan bahwa Anda menuai apa yang Anda tabur, tetapi prinsip perkalian mengatakan Anda juga akan selalu menuai lebih banyak daripada yang Anda tabur.

Saat Anda menanam satu biji jagung ke dalam tanah, itu tidak akan berbuah satu biji jagung kembali. Anda akan mendapatkan satu batang pohon jagung dengan beberapa tongkol, dan ratusan biji di masing-masing tongkol tersebut. Inilah kuasa eksponensial yang Tuhan telah terapkan ke dalam alam semesta ini. Anda selalu mendapatkan lebih banyak daripada yang Anda tanam ke dalamnya.

Itulah sebabnya saya tidak pernah menyerang para penyerang saya. Mengapa? Saya tidak ingin terjebak ke dalam rantai kebencian. Apa pun yang dikatakan orang kepada saya, saya tidak ingin mengatakan hal buruk apa pun tentang mereka, sebab apabila saya melakukannya, saya akan menuai lebih banyak daripada yang saya tabur. Yang saya lakukan yaitu kebalikannya. Saya ingin memberkati mereka. Saya ingin mendoakan mereka. Mengapa? Karena itulah yang ingin saya terima, dan saya selalu menuai lebih banyak daripada yang saya tabur.

Amsal 11:24 mengatakan, "Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan."

Renungkan hal ini: 
- Bagaimana selama ini Anda melihat prinsip perkalian juga berlaku di dalam hidup Anda?
- Apa yang Anda harapkan dari investasi-investasi Anda? Apa yang akan Anda tabur sehingga Anda dapat menerima apa yang Anda ingin tuai? 
- Bagaimana Anda ingin Tuhan membuat dunia Anda lebih berkelimpahan (Amsal 11:24)? Apa yang perlu Anda ubah tentang sistem keuangan Anda sehingga Tuhan dapat membuat Anda lebih banyak memberi? 



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 49-50; Roma 1


Berkatilah, maka Anda akan diberkati. Doakanlah, maka Anda akan di doakan.
Lakukanlah pada orang lain, hal yang Anda harapkan orang lain lakukan untuk Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Ambil Langkah Pertama Menuju Integritas

Ayub 8: 5-7 "Tetapi engkau, kalau engkau mencari Allah, dan memohon belas kasihan dari Yang Mahakuasa, kalau engkau bersih dan jujur, maka tentu Ia akan bangkit demi engkau dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu. Maka kedudukanmu yang dahulu akan kelihatan hina, tetapi kedudukanmu yang kemudian akan menjadi sangat mulia."

Mungkin berat bagi Anda untuk membaca renungan tentang integritas, sebab kata gagal selalu terngiang-ngiang di kepala Anda. Dari semua peluang yang ada, Anda gagal menunjukkan integritas Anda. Kita semua pasti pernah membuat kegagalan yang serupa.

Jika Anda serius ingin menjadi orang yang berintegritas, langkah pertama ialah mengakui bahwa Anda tidak memiliki integritas. Akuilah bahwa Anda tidak selalu menepati janji Anda. Anda sering bergosip dan Anda menyukainya. Terkadang Anda malas-malasan di tempat kerja. Anda berpura-pura menjadi orang lain. Akui saja semuanya itu kepada Tuhan!

Banyak orang menyegmentasikan kehidupan mereka dan berpikir bahwa mereka bisa hidup dengan integritas meskipun menyimpan dosa tertentu, selama itu tidak mempengaruhi bidang kehidupan mereka yang lain. Saya menyebutnya mitos Titanic. Kapal Titanic seharusnya tidak bisa tenggelam karena itu adalah kapal pertama yang memisah-misahkan dan mengelompokkan lambung kapal. Secara teori, jika kapal itu kemasukkan air di satu area tertentu, maka mereka bisa tinggal membuka lubang palka kapal sehingga air tidak akan menenggelamkan seluruh kapal. 

Tetapi pada kenyataannya, itu berbeda dengan kehidupan, lubang yang ada di kapal adalah lubang juga, dan pada akhirnya itu akan menenggelamkan Anda. Area kecil yang Anda pikir telah Anda kendalikan, pada akhirnya akan menjatuhkan Anda. Dan itu akan mempengaruhi orang-orang di sekitar Anda, sebab meski dosa sifatnya pribadi, namun itu sifatnya tidak rahasia. 

Tuhan lebih tertarik pada hati Anda ketimbang pada dosa-dosa Anda. Anda tak akan pernah bisa menjadi sempurna. Anda tidak akan pernah bisa hidup tanpa dosa. Tetapi Anda bisa lebih sedikit berbuat dosa. 

Itulah pilihan untuk memiliki hidup yang berintegritas.

Renungkan hal ini: 
- Area apa dalam hidup Anda yang telah Anda putuskan untuk Anda pisahkan atau sembunyikan dari keluarga dan teman-teman terdekat Anda? Bagaimana itu telah mempengaruhi Anda secara rohani, emosional, dan fisik?
- Mengapa Tuhan ingin Anda mengakui dosa-dosa Anda meski Ia sudah mengetahuinya? 
- Bagaimana dosa Anda bisa mempengaruhi orang lain, bahkan walaupun ketika mereka tidak mengetahuinya?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 46-48; Kisah Para Rasul 28:17-31


Tidak ada yang sempurna, tetapi Tuhan tidak mengharapkan Anda untuk jadi sempurna! Namun, Dia mengharapkan Anda memiliki integritas dan titik awalnya adalah dengan mengakui dosa-dosa Anda – terlepas dari berapa lamanya Anda telah melakukan dosa tersebut.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Enam Cara Untuk Mempertahankan Integritas

2 Korintus 4: 2 "Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah."

Integritas menuntut agar setiap bidang kehidupan Anda diperlakukan dengan intensitas yang sama. Anda harus memiliki komitmen yang sama sempurnanya dalam pernikahan Anda juga dalam karier Anda. Anda harus memiliki komitmen yang sama sempurnya terhadap pelayanan gereja Anda juga dalam membesarkan anak Anda.
Biarkan saya memberi Anda enam cara supaya Anda dapat bekerja minggu ini dengan integritas. Anda dapat menjadi orang yang berintegritas dengan...

1. Tepati janji Anda.
Orang-orang yang memiliki integritas menepati ucapan mereka. Jika mereka berkata akan melakukannya, mereka akan melakukannya. Jika mereka berkata akan datang, mereka akan datang. Alkitab mengatakan dalam Amsal 25:14, "Awan dan angin tanpa hujan, demikianlah orang yang menyombongkan diri dengan hadiah yang tidak pernah diberikannya."

2. Bayar tagihan Anda.
Anda mungkin berpikir ini bukan masalah besar, tetapi itu masalah besar buat Tuhan. Apakah Anda menghabiskan lebih banyak uang Anda daripada yang Anda hasilkan? Itu salah satu tanda kurangnya integritas. Apakah Anda berhutang untuk hal-hal yang sesungguhnya tidak mampu Anda bayar? Itu salah satu tanda kurangnya integritas. Mazmur 37:21 mengatakan, "Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah."

3. Menolak bergosip.
Tuhan mencari pria dan wanita yang memiliki integritas yang tahu bagaimana menyimpan rahasia dan tidak menyebarkannya di media sosial. Jangan membicarakan orang di belakang mereka. Jangan dengarkan gosip! "Siapa mengumpat, membuka rahasia, tetapi siapa yang setia, menutupi perkara." (Amsal 11:13).

4. Berikan persepuluhan dengan setia.
Kemana Anda menghabiskan uang Anda terlebih dahulu, itulah yang paling penting buat Anda. Maleakhi 3: 8-10 mengatakan, "Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan."

5. Lakukan yang terbaik di tempat kerja.
Alkitab berkata dalam Kolose 3:23, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." Jika Anda orang percaya, bos Anda yang sebenarnya adalah Tuhan, dan apakah orang lain memandang pekerjaan Anda atau tidak, Tuhan melihatnya dan menghargainya. 

6. Tulus dengan orang lain. 
Seseorang yang berintegritas tidak bertingkah laku yang berbeda, baik itu di gereja dan di tempat kerja, atau di lapangan golf. "Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah" (2 Korintus 4: 2).

Renungkan hal ini: 
- Mengapa Anda terus mendengarkan gosip?
- Janji-janji apa yang belum bisa Anda pegang yang seharusnya Anda lakukan dengan kesetiaan dan integritas? 
- Bagaimana Anda akan mengubah cara Anda bertingkah laku dan bekerja di tempat kerja Anda jika seandainya Tuhan sedang duduk di kantor atasan Anda dan mengawasi pekerjaan Anda?



Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 43-45; Kisah Para Rasul 28:1-16


Jaga prinsip dan integritas hidup Anda untuk menempatkan diri menjadi orang yang berkenan di mata Tuhan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

Sword Gathering 23-25 Desember 2018

Sword Gathering 23-25 Desember 2018

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More