Apakah Anda Siap Untuk Keluar Dari Lembah Penderitaan

| Kamis, Desember 05, 2019 |
Apakah Anda Siap Untuk Keluar Dari Lembah Penderitaan

Markus 5:25, 27-29 "Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan. Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya. Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya."

Alkitab menceritakan sebuah kisah dalam Markus 5 tentang seorang wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun. Kondisinya itu dianggap najis dalam budaya Yahudi, yang berarti ia tidak memiliki kehidupan sosial dan tidak ada interaksi dengan orang lain. Dia telah menghabiskan semua uangnya untuk bisa sembuh. Bisakah Anda bayangkan betapa kesepian dan putus asanya dia?

Suatu hari dia mendengar bahwa Yesus Kristus akan datang ke kota. Kata wanita itu, "Jika aku bisa menyentuh jubah-Nya, aku akan disembuhkan." Maka, dia mengambil inisiatif dan melakukan satu tindakan berani, mendorong dirinya melewati kerumunan untuk bisa berdiri di belakang Yesus dan menyentuh bagian belakang jubahnya. Dan ia pun sembuh seketika itu juga!

Yesus mengenali sentuhan iman. Dia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya, "Siapa yang menjamah jubah-Ku?" Orang-orang itu berdesak-desakan mencoba mendekati Yesus. Petrus pun menjadi heran dan bertanya pada Yesus, "Apa maksud Engkau bertanya, 'Siapa yang menjamah jubah-Ku?' Tentu pasti ada yang menyentuh jubah Engkau, semua orang ini mengerumuni Engkau."

Tetapi Yesus tahu bedanya. Wanita itu mendekati Dia dengan takut dan gemetar dan mengaku "Aku yang melakukannya, Tuhan." Tuhan berseru, "Hai anak-Ku, imanmu telah menyembuhkanmu."

Wanita ini, yang putus asa dalam hidup dan berani di dalam imannya, mengambil suatu inisiatif. Dia melanggar aturan. Dia melampaui batasan. Dia memutuskan bahwa dia siap untuk memulai lagi dan mengambil komitmen untuk bertindak. Dia terus maju dan melewati kerumunan, dan karena dia mengambil inisiatif, tindakan imannya membuahkan kesembuhan untuknya.

Iman dapat mendatangkan mujizat dan hasil yang luar biasa dalam hidup Anda. Ketika Anda terjebak dalam lembah penderitaan, iman mampu mengalahkan penundaan dengan membantu Anda "untuk mulai bekerja atau melakukan sesuatu dengan cara yang lebih energik dan efektif." Itu memberi Anda kekuatan untuk mengambil langkah awal yang akan mendorong Anda menuju tempat yang Tuhan kehendaki. Tidak ada lagi keraguan dan omongan basi-basi. Tidak ada lagi menunda-nunda mengambil keputusan.

Renungkan hal Ini:
- Pernahkah Anda mengambil inisiatif untuk bertumbuh dalam iman? Apa hasilnya?
- Bagaimana penundaan membuat Anda tidak maju dalam pertumbuhan rohani?
- Apa langkah spesifik yang dapat Anda ambil hari ini untuk menunjukkan inisiatif dalam iman Anda?


Bacaan Alkitab Setahun :
Habakuk 1; I Petrus 4-5


Ketika Anda tumbuh dalam iman, Anda akan belajar untuk mengambil inisiatif dan menemukan lebih banyak tujuan hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top